Aktivis '98 Sebut akan Rebut Kursi Cawapres Jokowi

Aktivis '98 saat berkumpul di Benhil
Jakarta, PenaOne - Aktivis mahasiswa '98 Aznil Tan menyebut tahun politik ini merupakan kesempatan teman-teman yang sudah berjuang 20 tahun silam merebut reformasi untuk berkontribusi membangun bangsa melalui gerakan politik.

Tak tanggung-tanggung, pria berdarah Minang ini mengatakan, target yang akan dilakukan aktivis '98 tahun ini harus bisa merebut kursi calon wakil presiden (Cawapres) Jokowi dalam Pilpres tahun depan.

"Gerakan politik merebut kekuasaan dilakukan aktivis '98 harus hadir sebagai Cawapres pendamping Jokowi 2019 demi mewujudkan keadilan, kesejahteraan dan kemajuan di segala bidang terutama penguasaan ekonomi untuk rakyat," kata Aznil sembari menyebut ini hasil pertemuan aktivis '98 pada hari pertama, Sabtu (19/5/2018).

Dalam rangka memperingati 20 tahun reformasi eksponen mahasiswa '98 yang tergabung dalam Merdeka 100% (DERAP) mengadakan berbagai kegiatan mulai Jum'at-Senin 18-21 Mei 2018 mulai  pukul 16.00-00:00 WIB.

Ketua umum DERAP 100% Aznil Tan mengatakan, berbagai rangkaian kegiatan akan mewarnai 20 tahun reformasi dalam tahun ini.

Kata Aznil, kegiatan ini dipusatkan di Gefung Juang DERAP 100% Jalan Danau Toba Pav 145 Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Menurut Aznil, aktivis '98  punya modal sejarah perubahan pada Republik ini dari sistem Orba yang otoriter, penindas,  korup, militeristik dan berperan sebagai komprador kepentingan kapitalis kemudian dijatuhkan oleh mahasiswa pada tanggal 21 Mei 1998.

"Dari fakta sejarah tersebut menjadi dasar para aktivis 98 diusia 20 tahun perjalanan reformasi bukan lagi sebagai gerakan moral tetapi dirubah menjadi gerakan politik untuk merebut kekuasaan dalam mewujudkan cita-cita luhur Reformasi yang diperjuangkan dengan nyawa, darah dan airmata," ujarnya.

"Aktivis '98 harus terus menyatukan diri membangun kekuatan untuk berkuasa dan tidak pasrah dengan keadaan sebagaimana  kekuatan dibangun pada tahun 1998 dulu," pungkasnya. (dis/naf)