Rencana Pembangunan DPKPP Bursel Diacungi Jempol

Tagop Sudarsono Soulissa
Maluku, PenaOne - Bupati Buru Selatan (Bursel) Tagop Sudarsono Soulissa mengapresiasi positif atas terselenggaranya Sosialisasi proyek perencanaan pembangunan  Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanaahan (DPKPP) Kabupaten Bursel yang dipimpin Melkior Solissa, Rabu (6/6/2018).

Hal ini disampaikan Tagop saat membuka acara Sosialisasi Perencanaan Tata Ruang Kota Namrole, Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Kota Namrole, Peraturan Bupati Bursel dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Pengendalian Perumahan dan Belanja Tanah Daerah guna mewujudkan Kota Namrole yang indah (The Beautiful City Of Namrole) oleh dinas DPKPP Bursel.

 “Kami selaku pimpinan daerah sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi positif atas terseIenggaranya Proyek Perubahan PIM III dari Saudara Melkior Solisa, S.IP, M.Si yang telah membuat terobosan dan inovasl dalam mengkonsolidasl perencanaan pembangunan Kota Namrole dari berbagai sektor secara terpadu. Semoga hasilnya bisa dijadikan referensl dan rekomendasl yang dapat ditindaklanjuti oleh semua OPD dan stakeholders dalam pelaksanaan pembangunan Kota Namrole yang kita cinta ini secara berkelanjutan,” puji Tagop.

Tagop katakan, mencermati kondisi faktual pembangunan Kota Namrole sebagai miniatur pusat Ibukota Pemerintahan Kabupaten Bursel yang terbentuk semenjak Tahun 2008, dalam perkembangannya hingga saat ini belum memiliki kekhasan karakter dan jati diri sesungguhnya dengan memiliki konsep secara komprehensip dan terpadu.

Dimana masih rendahnya kapasitas sarana dan prasarana infrastruktur kota yang dapat menunjang kelancaran aktifiltas masyarakat. Rendahnya kualitas kebersihan dan kesehatan Iingkungan. Pembangunan perumahan belum memenuhi syarat teknis tata bangunan dan lingkungan.

“Pembangunan Kota Namrole belum sepenuhnya disadari masyarakat dalam tertib penataan dan pemanfaatan ruang sesuai perencanaan ruang yang telah ditetapkan, Pembangunan Sarana Prasarana Jalan, Drainese perkotaan serta sistem persampahan yang belum sepenuhnya memadahi dan pembangunan kawasan perkotaan belum secara optimal memperhatikan kearifan lokal ‘Local Wisdom’ yang dapat mengangkat nilai-nilai budaya masyarakat Bursel,” ungkapnya.

Sehingga dengan terobosan yang dilakukan ini, sudah mejawab problematika pembangunan Kota Namrole secara kompreghensip dan terpadu melalui penyusunan dokumen-dukumen perencanaan tata ruang, dokumen perencanaan pembangunan sarana prasarana infrastruktur Kota Namrole, penyusunan aplikasi, dan melakukan konsolidasi stakeholder melalui Pokja Pengendalian Pembangunan Perumahan menurut Tagop merupakan sebuah terobosan yang dapat ditindaklanjuti dalam pembangunan Kota Namrole secara berkelanjutan (Subtainable Development).

“Tercapainya Pembangunan Kota Namrole yang berkarakter jati diri, Bermitigasi Bencana, Sehat, Sejuk (The Green City) dan jiwai semangat Kai-Wait harus sesuai dengan kearifan Lokal masyarakat Bursel,” ujarnya.

Bupati dua periode ini mengharapkan, Namrole sebagai kota yang baru berkembang, dalam pembangunan kotanya di harapakan dapat mewujudkan suatu perikehidupan masyarakat kota namrole yang sehat baik jasmani maupun rohani denan mendapat dukungan penuh dari semua masyarakat Bursel.

“Dengan terobosan ini, saya yakin dapat membawa perubahan  dan menjadikan suasana kota namrole yang sejuk serta dapat menciptakan kota namrole sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh warga saat melakukan aktifitasnya,” harap Tagop. (mal/har)