Anggota DPRD Rote Ndao Minta Namanya Tak Dikaitkan dengan Proyek Jalan


Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao Carli Lian
Rote Ndao, PenaOne - Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Carli Lian meminta agar namanya tidak dikait-kaitkan dengan proyek Jalan Rabat Beton Baubafan yang dikerjakan kakak kandungnya yang juga Kepala Desa Lida Besi, Kecamatan Rote Tengah, Kemsi Lian.

Menurut Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini meskipun dirinya memang saudara kandung namun tanggung jawab hukum harus ditanggung masing-masing.

"Saya minta nama saya jangan dimasukan dalam berita kasus itu. Walau kami saudara tangung jawab hukum masing-masing," katanya dalam sambungan telephone yang berdurasi 5 menit 12 detik Kamis (26/7/2018).

Dirinya menjelaskan jika tujuan menelpon hanya untuk mengklarifikasi pemberitaan saja.

“Beta Punk Kaka Bukan bta punk Adik. Beta telpon hanya mengklarifikasi itu saja," ujar Carli Lian.

Sebelumnya, Minggu (1/7/2018) Kades Lida Besi, Kemsi Li’an saat ditemui mengaku pembangunan jalan tersebut sudah sesuai aturan yang ada meski baru sebentar sudah retak-retak.

“Retak itu wajar, jalan di Kota saja bisa pecah-pecah apalagi jalan di Desa,” katanya.

Saat ditanya berapa anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan jalan sepanjang 350 meter tersebut, Kemsi Lian  tidak mau menjelaskannya secara gamblang.

Terpisah, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Rote Ndao, Eduward Manurung saat ditemui diruang kerjanya Rabu (25/7/2018) mengaku jika pihaknya sudah memanggil Kepada Desa Kemsi Lian terkait proyek itu.

"Saya sudah panggil Kades Lida Besi hari Selasa siang untuk di mintai keterangannya," katanya.

Saat wartawan mengunjungi lokasi proyek tersebut, ditemukan jalan tidak menggunakan besi behel atau harmonika. Sehingga hampir keseluruhan jalan itu begitu mudah retak-retak atau pecah. Tak hanya itu, tebal jalan pun hanya sekitar 2 centimeter saja.  (tan/dance)