Ini Hasil Pekan Jokowi Hari ke II


Jakarta, PenaOne - Pekan Jokowi memasuki hari ke II. Dalam FGD hari ke II ini mereka fokus membahas soal isu SARA yang belakangan ini kerap terjadi di Indonesia.

Acara yang didukung 62 organisasi relawan dan ormas pendukung Joko Widodo alias Jokowi ini bakal digelar sepekan mulai 10-16 Juli di Benhil, Jakarta Pusat.

Berikut hasil rekomendasi Pekan Jokowi, seperti dikutip ucapan Ketua Panitia Nasional Pekan Jokowi Aznil Tan dan Sekretarsi Pekan Jokowi Denny Agiel Prasetyo dalam siaran persnya Kamis (12/7/2018).

Pertama kata Aznil, merekomendasikan kepada pemerintah/presiden siapapun yang memimpin republik ini harus menindak tegas atas tindakan intoleransi dan persekusi serta terorisme sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

Dua, lajutnya, mengembalikan kurikulum pendidikan moral Pancasila dan budi pekerti dengan harapan terciptanya generasi bebas dari intoleransi dan sentimen SARA.

"Tiga, menghilangkan dikotomi negatif terhadap anak bangsa," tambahnya.
Empat, meningkatkan peran masyarakat untuk terciptanya kerukunan dan perdamaian dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan berdasarkan Pancasila.

Dan kelima menurut Aznil, harus dilakukan rekonsiliasi anak bangsa berbagai kalangan suku, agama, ras dan Antar Golongan dari Sabang sampai Merauke berikrar bersama sebagai anak bangsa untuk kedepan tidak ada lagi pertikaian SARA. (zal/sat)