Keputusan TBG Dukung Jokowi Dinilai Arahan SBY

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) dan Ibu Ani Yudhoyono serta Agus Harimurti Yudhoyono (kedua kiri) dan Gubernur NTB, M Zainul Majdi (kiri) berpose bersama saat megikuti deklarasi dan penandatanganan petisi "Stop Hoax" di Taman Bumi Gora, Jalan Udayana, Mataram, NTB, Minggu (7/5). (ant)
Jakarta, PenaOne - Beberapa hari ini dunia politik tanah air dikagetkan oleh keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zainul Majdi atau kerab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) yang mendukung pemerintahan Presiden Jokowi dua periode.

Ketua Progres 98 Faisal Assegaf menilai keputusan TGB yang juga anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat itu atas arahan Ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Manuver Gub. NTB, Tuan Guru Bajang dukung JKW jelas atas arahan SBY," kata Faisal Assegaf dalam akun twitter pribadinya @faisalassegaf yang dilihat Redaksi PenaOne.com Jumat (6/7/2018).

Tulisan  Faisal Assegaf dalam akun twitter pribadinya
Menurut Faisal, tidak mungkin mantan Ketua DPD Partai Demokrat NTB berani mengambil keputusan tersebut tanpa berkonsultasi dulu dengan SBY.

"Sbb sbg kader Demokrat, TGB tdk akn berani mengambil keputusan tanpa berkonsultasi dgn SBY. Langkah TGB beri sinyal kubu Cikeas sdh takluk & sangat berharap JKW membalas dgn merangkul AHY sbg Cawapres," pungkas Presidium Alumni 212 ini.

Sebelumnya, saat berkunjung ke berkunjung ke redaksi Transmedia, Rabu (4/7/2018) TGB menyebut jika pemerintahan Jokowi pantas dilanjutkan dua periode.

TGB menilai pemerintahan Jokowi perlu dilanjutkan hingga periode kedua di Pemilu 2019. Berdasarkan pengalamannya di NTB, Gubernur yang sedang menjalani periode kedua kepemimpinannya ini juga menilai 2 periode dibutuhkan.

"Dua periode secara common sense dan empirik yang saya alami, waktu yang lumayan fair bagi seorang pemimpin," ucap TGB.

"Beliau layak dan pantas diberi kesempatan 2 periode," tegas TGB saat itu. (tan/gus)