Tokoh Demokrat Sulawesi Tengggara Dukung Jokowi

H Ahmad Djalil dan Eddy Susanto berfoto bersama Relawan Jokowi (ReJo).
Jakarta, PenaOne - Tokoh Partai Demokrat (PD) provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) H Ahmad Djalil yang juga Wakil Ketua Paguyuban Masyarakat Sultra resmi mendedikasikan dirinya untuk bergabung dengan Relawan Jokowi (RèJO).

Bergabungnya H Ahmad Djalil langsung diterima oleh Ketua Dewan Pembina RèJO H. Sidarto Danusubroto dan Ketua Umum RèJO HM Darmizal MS disaksikan oleh hampir seluruh pimpinan Nasional RèJO, bertempat di Restoran New Gurih Gedung Is Plaza Jalan Pramuka Jakpus.

Dalam kesempatan yang sama DR. H. Edy Susanto, yang juga Ketua Umum    Jam'iyyah Ahli Thoriqoh Mu'tabaroh Indonesia (JATMI) juga menyatakan mendukung pak Jokowi untuk kembali memimpin Indonesia sampai 2024.

Kedua tokoh ini melihat bahwa pilihan kepada pak Jokowi utk melanjutkan pembangunan Indonesia sampai 2024 adalah pilihan yang paling rasional, terbukti hasil kerjanya.

"Pak Jokowi sedikit bicara banyak berkarya," kata Ahmad Djalil, Senin (2/7/2018).

Dirinya menambahkan, kita ingin menitipkan bangsa yang besar ini kepada orang yang paling capable,  berpengalaman, bersih dan ikhlas.Tokoh yang bicara besar dengan fisik yang lemah akan sulit bekerja keras menghadapi tantangan global yang semakin kompleks dan kompetitif.

"Saya akan ajak teman dan anggota saya diseluruh tanah air utk sosialisasikan pak Jokowi dan Kinerja beliau, supaya masyarakat makin paham. Fitnah dan Hoax harus disingkirkan dengan fakta dan kerja nyata," ungkapnya.

Menurut pria yang pernah mendampingi mantan Menpan TB Silalahi sebagai Komisi Pengawan (Komwas) Partai Demokrat (PD) pada 2010-2015 ini, bangsa ini akan kita serahkan kepada yang sudah pasti dan terbukti yakni Pak Jokowi untuk memimpin kembali. (sal/gah)

Ketua umum ReJo HM Darmizal mengucapkan terimakasih kepada tokoh-tokoh yang sudah mantap bergabung deng RèJO.

"Semoga semakin banyak yang bergabung menjadikan RèJO sebagai rumah besar bersama tempat berjuang untuk memenangkan Jokowi dua Periode," harap Darmizal.