Berbagai Elemen Merasa Namanya Dicatut dalam Aksi Menagih Janji #2019GantiPresiden di Yogyakarta

Foto @Int
Yogya, PenaOne - Beredarnya kabar, di media sosial ataupun WA group terkait aksi menagih janji #2019gantipresiden yang akan dilaksanakan pada hari Minggu, 2 September 2018 di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, beberapa elemen masyarakat yang namanya tercantum dalam undangan aksi tersebut mengaku tidak pernah dihubungi oleh panitia acara sebelumnya.

Ketua Front Pembela Islam (FPI)/LPI DIY, H Bambang Tedy Suharto mengeluarkan video yang mengatakan pihaknya belum pernah dihubungi oleh penyelenggara dan pihaknya juga mengaku tidak terlibat dalam aksi tersebut seperti apa yang tertuang didalam undangan aksi.

"Kami FPI DIY merasa tidak terlibat didalam kegiatan ini, karena dari pihak penyelenggara tidak pernah memberitahu, dan kami merasa tidak ada koordinasi dengan ormas lain," katanya, Kamis (30/8/2018).

Hal senada juga diungkapkan Ketua Front Jihad Islam (FJI), Darohman, dalam video berdurasi sekitar satu menit yang telah diunggah di youtube menyatakan, pihaknya tidak ada keterlibatan dalam aksi tersebut. "Tidak ada konfirmasi dalam acara itu dari panitia kepada pengurus FJI," katanya dikutip bernas.

Diakui Darohman, pihaknya bersikap netral untuk urusan pemilihan Presiden. "Jadi untuk pencatutan nama ini, dari DPP FJI tidak bertanggungjawab," tandasnya.

Sementara itu Gus Miftah dalam pesan singkatnya melalui WA mengatakan dirinya tidak pernah menerima pemberitahuan terkait aksi tersebut. "1000 persen Hoax!!! Saya nggak pernah terlibat dalam gerakan apapun. Dan acara itu mencatut nama saya tanpa konfirmasi dan tanpa pemberitahuan kepada saya. Mau hastag ganti Presiden ataupun sebaliknya nggak ada urusan dengan saya," tegasnya.

Diketahui sebelumnya beredar undangan aksi yang mengajak generasi para pejuang agama, pejuang pendidikan, pejuang demokrasi, pejuang NKRI, pejuang keistimewaan dan sedulur nasionalis sejati bersatu dalam aksi menagih janji #2019gantipresiden secara konstitusional, dengan orator Ketua FPI Yogyakarta, Ahmad Dhani, Neno Warisman, Ustadz Felix Siauw, YS Suyuti, Gus Miftah, dan Gus Muwafiq, dengan tertanda acara Koord KPN-GP Jogja, Ketua Alumni 212 Jogja, Garda Pemuda Pagar Bangsa, Presidium Jogja Tagih Janji, GNCP Jogja, FPI Jogja, GPK Jogja, dan FJI Jogja. (sal/gah)