Supian HK Sesumbar Tahun 2022 Gambut Raya jadi Kabupaten

Suasana Mubes II Pemekaran Kabupaten Gambut Raya, Kalimantan Selatan. @Ist
Kalsel, PenaOne - Ketua panitia Mubes II Penuntutan Pemekaran Kabupaten Gambut, provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Dr HM Suriani Shiddiq menyampaikan apresiasi atas kesiapan aparat kepolisian dalam mengamankan acara Mubes II yang menghadirkan lebih dari 300 orang perwakilan enam Kecamatan yang ada Gambut Raya, Ahad (5/8/2018).

"Secara khusus saya atasnama panitia Mubes, dan mewakili panitia penuntutan yang terpilih mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Kalsel dan Kapolres Banjar yang telah membantu mengamankan acara Mubes II sejak persiapan hingga selesa acara," ujar Dosen Komunikasi Universitas Indonesia ini kepada wartawan.

Disampaikannya, berkat dukungan pihak kepolisian acara yang dihadiri tokoh masyarakat ini bisa berjalan dengan damai dan lancar.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Mubes II H Aspihani Ideris, menambahkan Musda II berhasil memilih Panitia Penuntutan Pemekaran Wilayah Kabupaten Gambut Raya secara musyarah mufakat.

Dosen Fakultas Hukum UNISKA Banjarmasin ini mengatakan, para kandidat adalah, H Suripno Sumas SH MH, Pangeran Abidinsyah S.Sos MM, Dr M Suriani Shiddiq, Dr H Supian HK dan M Yunani SE.

Pada Musyawakah Besar ke II Penuntutan Pemekaran Wilayah Kabupaten Gambut Raya akhirnya memilih Supian HK sebagai Ketua Umum dan Suripno Sumas sebagai Ketua Dewan Pembina serta KH Haderawi HK sebagai Penasehat dan Kandidat lainnya masing-masing didaulat menjadi Ketua.

Ketua Dewan Pembina, H Suripno Sumas mengatakan, ada empat kandidat, yakni Dr Supian HK SH, Pangeran Abidinsyah,  Dr M Suriani Shiddiq dan M Yunani SE.

"Dengan penuh pertimbangan akhirnya sepakat memilih Ketua Umum, Supian HK," jelasnya.

Dikatambahkannya, mempertimbangkan lebih jauh, berdasarkan pengalamannya sejak 2001 sampai 2010 boleh dibilang gagal tercapainya Gambut Raya.

Amanah diserahkan kepada Pangeran Abidinsyah yang sudah tiga tahun namun juga belum berhasil.

“Pangeran Abidinsyah sudah tiga kali mengirim surat kepada Pemkab Banjar, namun tidak ada balasan hingga sekarang. Hingga akhirnya digelarlah Mubes ini,” jelasnya.

Kemudian menunjuk dua orang sebagai Sekretaris, yakni Aspihani Ideris dan Muhari, serta satu orang Bendahara, Syarifah Santyansah atau yang dikenal dengan sebutan Andi Neni.

Selanjutnya mereka para terpilih dipercayakan  menyusun kepengurusan di tingkat bawahnya dan masing-masing ketua dan sekretaris berbagai tugas sesuai bidangnya masing-masing.

Ketua Umum Panitia Penuntutan Pemekaran Gambut Raya, Supian HK menargetkan pada tahun 2022 target tercapai.

"Tahun 2022 Gambut Raya sudah menjadi Kabupaten sendiri. Kalau tidak tercapai saya siap mundur," ucapnya.

Anggota Komisi III DPRD provinsi Kalsel itu menyatakan akan langsung menghadap Bupati Banjar dan Gubernur Kalsel untuk memperjuangan pemekaran Gambut Raya.

"Mengingat tuntutan pemekaran Kabupaten Gambut Raya merupakan tuntutan orang banyak," pungkasnya. (dri/han)