Darmin Nasution Ajak Singapura Tingkatkan Investasi di Indonesia

Foto @KBRI Singapura
Singapura, Menko Perekonomian, Darmin Nasution memimpin Delegasi RI dalam Pertemuan Tingkat Menteri tahunan untuk 6 Kelompok Kerjasama Ekonomi RI-Singapura di Singapura tanggal 7 September 2018.

Dalam pertemuan tersebut, delegasi Singapura dimpimpin oleh Menteri Perdagangan dan Perindustrian, Chan Chung Sing. 

Pertemuan mengevaluasi implementasi kerjasama di 6 sektor serta menyepakati kerjasama baru untuk dilaporkan pada pertemuan retreat tingkat Kepala Pemerintahan RI-Singapura di Bali, tgl 11 Oktober 2018. Kemajuan yg dilaporkan 6 Kelompok Kerjasama Ekonomi terdiri dari: (i) kerjasama Batam-Bintan-Karimun (BBK), (ii) Investasi, (iii) Ketenagakerjaan, (iv) Transportasi, (v) Pertanian, dan (vi) Pariwisata.

Dalam 6 bulan terakhit, pertemuan mencatat kanaikan nilai investasi dari Singapura sebesar 38% menjadi US$ 5.04 milyar, kenaikan nilai perdagangan sebesar 17% serta kenaikan kunjungan wisatawan kedua negara. Selama 5 tahun berturut-turut, investasi Singapura ke Indonesia selalu menduduki posisi tertinggi, untuk itu, Menk Darmin meminta  Singapura untuk meningkatkan investasinya ke Indonesia. Menteri Chan Chung Sing juga menegaskan komitmen Singapura  untuk mendorong investasi ke Indonesia.

Untuk kerjasama yang baru, pertemuan sepakati untuk terus meningkatkan kerjasama yang telah berjalan di bawah koordinasi 6 Kelompok Kerja serta menyepakati beberapa hal diantaranya; Meningkatkan kerjasama bidang pendidikan dan pelatihan yang mencakup 3 tingkatan yakni di tingkat pimpinan pemerintahan daerah, perguruan tinggi dan lembaga pelatihan serta pelatihan di tingkat teknis, termasuk “training for trainers”;  Kerjasama bidang pariwisata yang mencakup peningkatan kunjungan wisata dan pembangunan infrastruktur penunjang, wisata kapal pesiar, “twinning destinations”, pelatihan bidang pariwisata serta kerjasama investasi, termasuk pengembangan kawasan industri sebagai kelanjutan dari kawasan industri Batam, Kendal dan Nongsa Digital Park.

Pertemuan juga menyepakati kerjasama dalam kerangka pengembangan 10 New Bali, antara lain penerbangan langsung ke Toba dan Belitung serta menarik investasi pembangunan sarana penunjang pariwisata seperti hotel, restoran dan lain-lain.

Pertemuan juga mencatat perkembangan perundingan mengenai Perjanjian Bilateral Investasi dan Penghindaran Pajak Berganda.

Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya yang mendampingi Menko Perekonomian menyampaikan optimisme bahwa kerjasama ekonomi kedua negara sangat potensial dan akan mengalami peningkatan setiap tahunnya.

"KBRI Singapura  juga menunjang penjngkatan kerjasama melalui  kegiatan promosi terpadu investasi, pariwisata dan perdagangan, seperti Rising Fashion, Rising Merdeka dan Indonesia Investment Day di bulan Agustus, serta merancang kunjungan misi bisnis Singapura ke Indonesia," jelansya dalam siaran pers Juma'at (7/8/2018).

Dubes Ngurah Swajaya juga menjelaskan mengenai minat yang tinggi mengenai destinasi baru dan peluang investasi di 10 New Bali, yang akan dimulai dengan penerbangan langsung ke danau Toba dan Belitung serta diikuti destinasi lainnya seperti Mandalika dan Labuan Bajo.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam pertemuan tingkat Menteri ini, telah dilakukan penandatanganan 2 MoU kerjasama terkait bidang ekonomi digital serta penyerahan buku 10 New Bali yang dibuat KBRI Singapura yg memuat koleksi foto di 10 destinasi dimaksud yang direkam oleh fotografer profesional dari Indonesia dan Singapura.

"Hasil-hasil Pertemuan Tingkat Menteri ini akan dilaporkan kepada leaders retreat yg akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan PM Lee Hsien Loong di Bali tgl 11 Oktober 2018," pungkas Dubes Singapura. (lis/uni)