HIPMI, Glexindo dan Jumore Global Teken Kerjasama




Jakarta, PenaOne - Disela-sela penyelenggaraan Trade Expo Indonesia 2018, KBRI Singapura dan KBRI Beijing telah memfasilitasi pengusaha muda Indonesia yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) melakukan terobosan dengan menggandeng GLEXINDO dan Jumore Global China.

Kesepakatan yang di fasilitasi oleh kedua KBRI tersebut  tertuang dalam sebuah Memorandum of Understanding (MoU) antara HIPMI, Jumore Global China dan Glexindo.

Penandatanganan MoU disaksikan langsung oleh Ketua Umum HIPMI Bahlil Lahadalia, Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya dan Dubes RI untuk Afrika Selatan, Salman Al-Farisi.

Sebelumnya  Glexindo yang merupakan aplikasi marketplace asal Indonesia juga telah membuka akses pasar di Singapura bagi pelaku bisnis, termasuk untuk produk fashion Indonesia, bekerjasama dengan KBRI Singapura melalui program RISING Fashion.

Glexindo yang difokuskan memfasilitasi pengusaha/eksportir Indonesia untuk penetrasi pasar di luar negeri juga berhasil menggaet pengusaha Singapura untuk memasarkan produk fashion Indonesia bekerjasama dg Indonesia Fashion Chamber (IFC) dalam bentuk on-line dan off-line di Mall Paragon, Singapura.

Sementara Jumore Global China merupakan perusahaan e-commerce asal RRT yang memiliki nilai transaksi pertahun sebesar USD 200 miliar untuk bersama Glexindo memasarkan berbagai produk ekspor unggulan Indonesia melalui kerjasama antar kedua platform marketplace tersebut. Keduanya juga hadir di TEI untuk menjajagi kerja sama dengan mitra potensial.

Kolaborasi kedua platform yang difasilitasi oleh Dubes RI Singapura, Ngurah Swajaya dan RI Beijinh, Djauhari Oratmangun akan dimanfaatkan oleh 43.000 anggota HIPMI seluruh Indonesia untuk melakukan penetrasi ekspor ke pasar Internasional, khususnya Singapura dan RRT. Kolaborasi Glexindo dan Jumore memberikan solusi atas berbagai masalah klasik kegiatan ekspor serta berbagai pelayanan baik untuk B to B atau B to C serta keunggulan opsi logistik dan asuransi yg kompetitif.

Ketua Umum HIPMI, Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menandakan kesiapan HIPMI untuk beradaptasi dan memanfaatkan era ekonomi digital dan industri 4.0 sebagai inovasi baru dalam berbisnis, khususnya yg bersifat internasional.

Sementara Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya, menyatakan kesiapan KBRI untuk memfasilitasi anggota HIPMI untuk melakukan penetrasi ekspor maupun kerjasama ekonomi lainnya dg Singapura.

"Kita akan memfasilitasi anggota HIPMi di Indonesia untuk menembus pasar internasional serta menjajagi kerjasama investasi, termasuk pariwisata dalam pengembangan gagasan Presiden RI mengenai 10 New Bali," ujar Dubes Ngurah saat membuka acara  diskusi bertajuk "Menembus  Pasar Global Melalui Platform Marketplace" setelah penandatanganan MoU di kantor HIPMI.

Dubes Ngurah juga melanjutkan meskipun penduduk di Singapura hanya sekitar 5,5 juta, namun peluang kerja sama masih sangat terbuka di berbagai bidang, termasuk memanfaatkan Singapura sebagai hub.  Bahkan sebenarnya dengan adanya inovasi platform marketplace digital, kendala tradisional untuk meningkatkan akses pasar.

Sementara itu, Presiden Komisaris (Preskom) Glexindo, M. Hadi Lee menjelaskan bahwa aplikasi ini dikhususkan untuk mempertemukan eksportir/produsen Indonesia dengan importir dan pasar melalui aplikasi glexindo yg dapat di download di IOS dan Android. Sukses Glexindo untuk menerobos pasar ekspor Singapura, diharapkan dapat diperluas dengan bergabung nya Jumore dan HIPMI sebagai mitra.

Jumore yang diwakili oleh Managing Director JC Liu menyampaikan bahwa kesepakatan ini adalah yang pertama kali dalam sejarah pelaku usaha digital dan start up Indonesia dimana kerja sama sebagai mitra sejajar dan bukan akuisisi. Sementara semua Anggota yg tergabung dalam HIPMI diharapkan dapat memanfaatkan inovasi baru ini untuk menjadikan mereka pemain bisnis internasional yang unggul. (sil/usi)