Inas Hanura: Tim Prabowo-Sandi Edan Tenan!

Inas Nasrullah Zubir
Jakarta, PenaOne - Anak buah Oesman Sapta Odang (OSO), Inas Nasrullah Zubir berang saat mendengar juru bicara (Jubir) Prabowo-Sandi bilang jika harga Petramax gak berpihak kepada masyarakat, apalagi Fadli Zon bilang, naik-nya tinggi sekali, apa bener tuh? atau hanya kumur-kumur doang?

Menurut Ketua Fraksi Hanura DPR-RI ini, Jubir Prabowo-Sandi, Fadli Zon, tidak paham kalau Pertamina dalam menghitung harga BBM berdasarkan rata-rata 3 bulan terakhir, and rata-rata harga MOPS Mogas 92/Petramax pada periode Ags 2018–Okt 2018 sebesar USD. 88.67 per barel.

"Kalau rata-rata kurs dollar Ags 2018-Okt 2018 Rp. 14,800.-, maka rata-rata harga pokok Petramax di bulan Okt 2018 adalah 88.67 X Rp. 14,800.- / 159 = Rp. 8,254.-," ujar Inas dalam siaran pers Kamis (11/10/2018).

Kata Inas, selain itu ada PPN 10% dan PBBKB 5% dari harga pokok tersebut, maka diperoleh angka Rp. 1,238.- serta biaya distribusi plus penyimpanan adalah Rp. 830,- per liter, maka harga keekonomian premium pada bulan Oktober 2018 seharusnya adalah Rp. 10.322.- per liter,

"Tapi ini belum termasuk margin Pertamina lho! jadi naiknya Petramax menjadi Rp. 10,400.- adalah wajar dong? mosok demi pencitraan lalu Tim Prabowo-Sandi mau bikin Pertamina bangkrut? Edan tenannn!," ucapnya. (sis/tan)