Rancak Bana, Batu Sangkar Miliki Destinasi Wisata Baru

Foto @Istimewa
BUAT Kamu yang sedang berada di Kota Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dan bingung mau menghabiskan waktu luang pada hari Minggu, kamu harus Pasar Van Der Capellen.

Pasar Vander Capellen adalah pasar Destinasi Digital (DD), maksudnya Destinasi wisata yang instagramable, viral dan kekinian, bahasa anak mudanya “Zaman Now”.

Nama Vander Capellen diambil, karena pasar tersebut berada di komplek Benteng Van Der Capellen Batusangkar. Pasar Van Der Capellen menghadirkan suasana tempo dulu, dengan menyajikan berbagai kuliner Authentik Tanah Datar, pertunjukan atraksi seni dan budaya anak nagari Minangkabau.

Pasar Van Der Capellen diluncurkan Bupati Tanah Datar, diwakili Sekretaris Daerah Tanah Datar Hardiman, di lokasi kawasan pasar Benteng Van der Capellen, Batusangkar, Minggu (30/9/2018).

Turut hadir Launching Pasar Capellen dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Asisten II Setda Tanah Datar Edi Susanto, dan Kepala OPD.

Hardiman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang dilakukan Genpi dan Dinas Parpora dalam usaha peningkatan kunjungan wisatawan dan ekonomi masyarakat.

Diharapkan, Pasar Van der Capellen setiap kali pelaksanan selalu mengalami peningkatan jenis makanan, sehingga seluruh makanan spesifik Minang ada di Pasar Van Der Capellen, sehingga lahir imej, kalau ingin nikmati makanan spesifik Miannagkabau, ayo datang ke Pasar Van Der Capllen.

Sementara Itu Hijrah Adi Sukrial, Ketua Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Tanah Datar dalam laporannya menyampaikan bahwa salah satu keunikan pasar Van Der Capellen adalah dalam transaksi belanja, yaitu mempergunakan koin, tanpa menggunakan uang. Pengunjung yang baru datang langsung menuju posko penukaran koin. Nilai 1 koin adalah Rp. 2.500,-.

Disamping makanan spesifik, di Pasar Vander Capellen, juga terdapat kesenian tradisional, permainan anak tradisional, spot-spot selfie dan kegiatan lainnya.

“Makanan yang dijual pada pasar Vander Capellen di antaranya, adalah Lamang Tapai, Nasi Padeh Simabua, Bika, Kue Talam, Karupuak Lado, Karupuak Pitalah, Katupek Pitalah, Niro Talua, Rendang Telur,” jelasnya.

Abdul Hakim, SH, Kepala Dinas Parpora Kabupaten Tanah Datar dalam laporannya mengatakan, Pasar Vander Capellen yang diadakan setiap hari Minggu, mulai pukul 07.00 sampai dengan 12.00 akan didukung penuh Dinas Parpora karena sangat bermanfaat dalam peningkatan kunjungan dan ekonomi masyarakat.

Setiap pelaksanaan Pasar Van Der Capellen akan diadakan peningkatan dari segi makanan, spot selfie, permainan anak nagari. "Dengan adanya pasar Van der Capellen akan menjadi destinasi baru yang akan dikunjungi wisatawan, setelah atau sebelum berkunjung ke Istano Basa Pagaruyung wisatawan akan singgah ke pasar Van der Capellen, begitu juga kepada tamu yang menginap di Hotel Emersia akan berkunjung ke Pasar Vander Capelllen," harap Abdul Hakim. (lis/gah)