RS Soekanto Terima 47 Kantong Jenazah Lion Air JT 610


Jakarta, PenaOne - Tim Identifikasi Korban Bencana Kepolisian Indonesia kembali menerima 47 kantong jenasah dan enam kantong properti dari tim evakuasi Posko Tanjung Priok, Jakarta Utara, sejak hari pertama atau Senin (29/10) hingga Selasa malam.

"Total sementara ini 47 kantong jenasah dan enam kantong properti diterima RS Polri Sukanto," kata Kepala Polsek Kramatjati, Komisaris Polisi Nurdin AR, di RS Kepolisian Indonesia dr Soekanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa malam.

Berdasarkan pantauan, delapan kendaraan ambulans dari PMI Jakarta Utara dan Polda Metro Jaya membawa sepuluh kantong jenasah dan empat kantong properti tiba sekitar pukul 21.10 WIB.

Sebelumnya, pesawat terbang Boeing B-737-8 MAX Lion Air nomor penerbangan JT 610 yang terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, menuju Bandar Udara Depati Amir, Pangkal Pinang, Kepulauan Riau, dilaporkan telah hilang kontak pada 29 Oktober 2018 pada sekitar pukul 06.33 WIB.

Pesawat terbang nomor registrasi PK LQP dengan 189 orang di dalamnya itu dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 derajad 46,15 Lintang Selatan - 107 derajad 07.16 Bujur Timur.

Pesawat terbang ini berangkat pada pukul 06.10 WIB dan jika sesuai jadwal akan tiba di Pangkal Pinang pada Pukul 07.10 WIB. Pilot pesawat terbang sempat meminta kembali ke bandara keberangkatan sebelum akhirnya hilang dari radar.

Badan SAR Nasional kemudian memastikan pesawat terbang Lion Air JT 610 jatuh di perairan Kabupaten Karawang, Jawa Barat. (Antara)