Sukses Buka Akses Fashion di Singapura, Glexindo Buka Peluang Ekspor ke Negara Lain

Outlet fashion D2-1 di Paragon Mal, Singapura.
KBRI Singapura bekerjasama dengan Glexindo, aplikasi marketplace asal Indonesia membuka akses pasar di Singapura bagi pelaku fashion Indonesia.

Glexindo yang difokuskan memfasilitasi pengusaha atau eksportir Indonesia untuk penetrasi pasar di luar negeri berhasil menggaet pengusaha Singapura yang tertarik memasarkan produk fashion Indonesia di Singapura.

Dua pelaku usaha fashion asal Singapura Rays NG dan Fiona Chaw bekerjasama dengan Glexindo dan Fashion Chamber Indonesia (FCI)  membuka outlet fashion D2-1 yang berada di Paragon Mall, Singapura Selasa (16/10/2018) petang.

Pembukaan butik ini memungkinkan pemasaran produk secara offline dan on line melalui Glexindo.

Presiden Komisaris (Preskom) Glexindo, M. Hadi menjelaskan, aplikasi ini dikhususkan untuk mempertemukan eksportir/produsen Indonesia dengan importir dan pasar melalui aplikasi glexindo yg dapat di download di IOS dan Android.

Fashion merupakan salah satu produk yang dipasarkan Glexindo, disamping berbagai jenis produk ekspor Indonesia yang potensial.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartato (baju pitih) saat menggunting pita pembukaan outlet faahion D2-1 di Paragon Mal, Singapura.
Secara khusus, KBRI Singapura telah memulai melakukan diplomasi fashion sejak tahun 2017 lalu dengan digelarnya RISING (yang merupakan singkatan RI-Singapura) Fashion pop-up store di Gallery Laffayette, Pacific Place Jakarta.

RISING FASHION 2018, diselenggarakan sebulan penuh Agustus di Mal Paragon, Singapura sekaligus dalam memperingati HUT RI ke-73. Disamping itu, KBRI Singapura juga menggelar FASHION Merdeka di Paragon Mall, yang menghadirkan berbagai produk ekspor, termasuk fashion yang juga didukung oleh Glexindo.

Program Glexindo selanjutnya akan membuka peluang ekspor ke negara lain, seperti Malaysia dan RRT.

"Singapura dijadikan pilot projek untuk kombinasi pemasaran offline dan online untuk produk ekspor Indonesia," jelasnya.

Untuk itu, Hadi  menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada KBRI Singapura yang telah membuka pintu lebar-lebar bagi pelaku usaha di Indonesia melakukan penetrasi pasar di Singapura.

"Glexindo juga mengharapkan dukungan yang sama dari KBRI di negara yang menjadi pasar potensial termasuk pasar non-tradisional untuk pasarkan produk ekspor Indonesia," jelasnya.

Menurut Hadi, Glexindo juga menawarkan bantuan untuk mamfasilitasi inquiries yang diterima Perwakilan RI dari para importir di negara masing-masing, termasuk menawarkan kerjasama untuk mendukug penggalangan peserta pameran ekspor yang diselenggarakan KBRI di luar negeri.

Melalui aplikasi Glexindo, informasi mengenai produk ekspor Indonesia dilakukan 24/7 ke berbagai pelosok dunia sehingga sesuai dengan mottonya, Glexindo akan menjadikan contacts menjadi contracts.

Salah seorang model asal Singapura menampilkan busana produk Indonesia saat pembukaan outlet fashion D2-1 di Paragon Mal, Singapura.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartato yang juga ikut membuka secara resmi outlet fashion D2-1 di Paragon Mall, Singapura mengapresiasi peranan Glexindo dan akan mendukung pengembangannya.

"Saya kira ini adalah inisiatif yang bagus untuk bisa menampilkan produk-produk dari para desaigner yang ada di Indonesia agar lebih dukenal dan digemari, baik di Singapura maupun di mancanegara, mengingat strategisnya lokasi yg dipakai untuk diketahui turis asing yg berkunjung ke Singaoura," kata Airlangga.

Menurut Ketua umum Partai Golkar ini, dengan adanya outlet fashion ini produk-produk Indonesia akan semakin terkenal di luar negeri.

Sementara itu Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya, saat membuka outlet fashion D2-1 ini mengatakan, tugas pemerintah dalam hal ini KBRI akan terus memfasilitasi peningkatan ekspor non migas serta kerjasama ekonomi bilateral khususnya antara Indonesia dan Singapura.

Istri Dubes RI untuk Singapura Mahaswi Swajaya (kanan) saat melihat fashion produk Indonesia saat pembukaan outlet fashion D2-1 di Paragon Mal, Singapura.
"KBRI akan membantu siapapun pengusaha Indonesia yang ingin melakukan ekspor ke Singapura," ujar Dubes.

Ngurah Swajaya menambahkan, kegiatan ini merupakan bukti konkrit dari promosi RISING FASHION dan RISING MERDEKA yang kita gelar bulan Agutus lalu.

"Artinya kegiatan RISING FASHION dan RISING MERDEKA kemarin membawa hasil nyata yang sangat bagus bagi kita semua" tutupnya. (tan/sus)