Tokoh Pasaman Barat Minta Polisi Profesional Tangani Kasus Arpan Siregar

H Sudirman Samin. @Ist
Jakarta, PenaOne - Tokoh masyarakat Kabupaten Pasaman Barat, provinsi Sumatera Barat (Sumbar) H Sudirman Samin mengaku geram saat mendapat informasi kasus dugaan suap yang melibatkan Kepala Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Setda Pemkab Pasaman Barat Arpan Siregar diselesaikan secara kekeluargaan.

Pasalnya, kata dia, apapun istilahnya, entah itu operasi tangkap tangan (OTT) atau dugaan suap itu harus diselesaikan secara hukum.

"Kami tidak mau kasus itu diselesesikan secara kekeluargaan," ujarnya saat dikontak Redaksi PenaOne.com Selasa (9/10/2018).

Pada Rabu 3 Oktober 2018 Kepala BLP Setda Pemkab Pasaman Barat, Arpan Siregar ditangkap tim intel Polda Sumbar saat dirinya berupaya menyuap polisi kala meminta dokumen tender Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasman Barat senilai Rp136 miliar.

Saat polisi meminta dokumen tender itu diruangan Arpan Siregar, polisi menerima sebuah map yang didalamnya terdapat uang sebesar Rp2.350.000.

Begitu ditangkap, Arpan Siregar langsung digelandang ke Polres Pasaman Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Namun, hingga Kamis 4 Oktober 2018 Arpan Siregar belum ditetapkan sebagai tersangka.

Bahkan, belakangan berembus kabar jika kasus itu hanya diseleseliakan secara kekeluargaan.

Sudirman Samin mengapresiasi langkah Polda Sumbar yang dengan sigap dan langsung menangkap Arpan Siregar. Dirinya meminta polisi objektif dalam transparan dalam menangani kasus ini.

"Polisi harus profesional dalam menangani kasus ini. Siapapun yang terlibat harus diperiksa. Jangan hanya berhenti pada Arpan Siregar saja," jelasnya.

Dirinya juga mengajak masyarakat Pasaman Barat untuk mengawal penanganan kasus ini secara tuntas.

"Mari kita kawal bersama-sama kasus ini. Kita tidak ingin kasus ini hanya mengambang," jelasnya.

Sudirman Samin meminta Bupati Pasaman Barat, Syahiran segera menonaktifkan Arpan Siregar. Hal itu kata dia, agar yang bersangkutan berkonsentrasi menjalani proses hukum.

"Ini penting dilakukan agar Arpan Siregar fokus menjalani pemeriksaan atas kasusnya," demikian Sudirman Samin menjelaskan.

Kami berusaha mendapatkan konfirmasi dari kepolisian soal kebenaran kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Komentar dari Polres Pasaman Barat maupun Polda Sumbar akan ditayangkan dalam berita selanjutnya. (tan/zal)