Angku Datuak Bandaharo Kayo Lantik Pengurus Keluarga Besar Suku Piliang 2018-2023


Jakarta, PenaOne - Keluarga Besar Suku Piliang Alam Minangkabau (KBSP-AM) masa bakti tahun 2018-2023 resmi dilantik di Gedung Auditorium (KONI) Jalan Tanah Abang No 1, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat Sabtu (10/11/2018) malam oleh Jufrizal, SE Angku Datuak Bandaharo
Kayo Tampuak Tangkai Alam Maningkabau.

Baca: Sabtu, Bakal Digelar Pelantikan Keluarga Besar Suku Piliang 2018-2023

Hadir dalam pelantikan tersebut diantaranya; Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Sidarto Danusubroto, Ketua umum Relawan Jokowi (ReJo) HM Darmizal MS, Ketua Komisi Penyiaran Indonedia (KPI) Yuliandre Darwis dan Anggota DPR RI Epyardi Asda.

Anggota Watimpres Sidarto Danusubroto memberikan 5 buku Jadul Kinanti
Dalam sambutannya Sidarto Danusubroto mengucapkan rasa kegembiraannya bisa bergabung dan berdiri ditengah-tengah masyarakat minang dari suku Piliang.

Dalam kesempatan tersebut Sidarto juga mengucapkan salam dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk masyarakat minang dari suku Piliang.

"Mohon maaf Presiden Jokowi tidak bisa hadir ditengah-tengah kita dalam kesempatan ini karena masih ada kegiatan yang lain," jelasnya.

Baca: 2.000 Orang Bakal Hadiri Pelantikan Keluarga Besar Suku Piliang

Kemudian, Sidarto Danusubroto menyerahkan 5 buah buku berjudul Jokowi Jaman Dulu Kini dan Nanti atau Jadul Kinanti yang dikarang Wijiono Wasis.

Jufrizal, SE Angku Datuak Bandaharo
Kayo Tampuak Tangkai Alam Maningkabau saat melantik KBSP-AM masa bakti tahun 2018-2023.
Sementara itu Ketua umum KBSP-AM masa bakti tahun 2018-2023 Ismed Jaya Piliang mengucapkan terimakasih atas dirinya terpilih menjadi Ketua umum.

Kedepan kata Ismed, kita harus bersama-sama menjaga kekompakan demi kemajuan organisasi.

"Kita harus bersama-sama memajkuan oraganisasi KBSP-AM ini," kata Ismed Piliang.

Diketahui, dalam susunan pengurus KBSP-AM tahun 2018-2023 ini Ismed Jaya Piliang didapuk Ketua umum, Azwardi Azwir Piliang menjadi Ketua Harian, sementara
Sekretaris umum dijabat Hj Rosi Yulita Rusli dan Bendahara umum dijabat
H Busra Piliang. (toha/tan)