Dubes RI Targetkan Peningkatakan Pasar Spesialis Kopi Indonesia di Singapura


Jakarta, PenaOne - Dubes RI Singapura, Ngurah Swajaya meresmikan Supresso Coffee Gallery di Mandarin Gallery Orchard Road, Singapura.

Didampingi Atase Perdagangan KBRI Singapura, Sugih Rahmansyah, dan dihadiri oleh perwakilan masyarakat Indonesia serta Ketua Asosiasi Kopi Singapura, pembukaan coffee gallery ini dilakukan tidak hanya untuk meningkatkan pangsa ekspor kopi, tetapi juga memperkenalkan berbagai jenis speciality coffee mulai dari Gayo, Aceh hingga Lembah Balliem, Papua.

Supresso Coffee Gallery menghadirkan lebih dari 50 variasi kopi specialties asal Indonesia, termasuk Bali Kintamani dan Flores Bajawa.

Berlokasi di kawasan bergengsi Mandarin Gallery Orchard Road, Singapura, Supresso Coffee Gallery menawarkan dan cita rasa berbeda bagi pecinta kopi kelas atas di Singapura. Tidak seperti coffee shop lainnya, Supresso tidak menjual produk kopi dalam satuan cup namun toko ini khusus menjual biji kopi specialties yang sudah di roast atau blend yang dapat di customized atas permintaan pembeli.

Dubes RI untuk Singapura Ngurah Swajaya (empat dari kanan). @foto dok KBRI Singapura
Dalam sambutannya Dubes Ngurah, mengapresiasi Supresso International Pte. Ltd untuk memasarkan kopi specialties asal Indonesia di lokasi yang sangat prestisius yang setiap harinnya dikunjungi oleh warga Singapura, ekspatriat dan turis asing.

“Kehadiran outlet kopi ini diharapkan meningkatkan pangsa pasar yang saat ini menduduki peringkat pertama sekitar 35% dan memanfaatkan konsumsi kopi di Singapura yang rata-rata di atas konsumsi di negara-negara ASEAN," ujar Dubes dalam siaran persnya Kamis (1/11/2018).

Sementara itu Presiden Direktur Supresso International Pte. Ltd, Umar Hanafi, menyampaikan, perusahaan yang berada di bawah naungan PT. Indraco Group dan bermarkas di Surabaya ini akan melakukan ekspansi internasionalnya di Singapura dan Malaysia.

“Saya mewakili Direksi dan pemilik PT. Indraco Group, memiliki misi untuk menyediakan kualitas terbaik kopi Indonesia, dengan harga yang kompetitive dan consumer oriented services” jelasnya.

Umar juga mengapresiasi  upaya KBRI Singapura, yang dinilai sangat aktif untuk mempromosikan produk-produk asal Indonesia.

“Kita bersinergi dengan KBRI, BUMN dan seluruh stakeholder di Singapura, termasuk ‘diaspora Indonesia, guna menjual produk-produk dengan kualitas premium asal Indonesia, kita berharap sinergi tersebut dapat ditiru," ungkap Umar.

Foto @ dok KBRI Singapura
Peresmian Supresso Coffee Galery merupakan salah satu tindak lanjut konkrit dari kegiatan RISING (Republik Indonesia - Singpura) MERDEKA WEEK, promosi terpadu di Mal Paragon Orchard Road yang diselenggarakan KBRI Singapura selama bulan Agustus 2018 lalu, yang juga menampilkan kopi unggulan Indonesia.

Terpisah Atase Perdagangan, Sugih Rahmansyah menyampaikan bahwa 35% produk kopi yang dikonsumsi di Singapura berasal dari Indonesia, namun untuk kopi kelas premium masih didominasi kopi dari Ekuador dan Brazil.

“Kita berharap dengan hadirnya Supresso Coffee Gallery di Mandarin Gallery, dapat mengubah persepsi masyarakat kelas atas dan ekspatriat di Singapura, mengenai produk premium asal Indonesia,” ungkap Sugih.  (lis/nah)