Fadli Zon Disarankan Banyak Belajar Soal Ilmu Hukum


Jakarta, PenaOne - Wakil Ketua umum Partai Gerindra Fadli Zon disarankan lebih banyak belajar soal ilmu hukum pidana. Permintaan itu dikatakan Ketua umum  Patriot Muda Indonesia Andar Situmorang.

Sebelumnya, Fadli Zon mengatakan jika kasus yang membelit Ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Azhar Simanjutak soal dana Kemah Pemuda Indonesia tahun 2017 sebesar Rp 2 miliar yang kini ditangani Polda Metro Jaya merupakan bentuk kriminalissi politik.

"Saya kira itu kriminalisasi apa yang terjadi kepada saudara Dahnil," ujar Fadli Zon kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Andar mengatakan, sebuah bentuk kriminalisasi itu apabila perkaranya tidak pernah ada tapi diciptakan ada dengan bukti-bukti dan saksi yang direkayasa. Baru lah boleh disebut kriminalisasi.

"Lha ini, Dahnil nya ada, perkaranya ada, pelapornya ada dan saksinya sudah diperika oleh penyidik. Ini jelas-jelas bukan kriminalisasi dong," ujar Andar hari ini.

Andar menyebut, zaman orde baru (Orba) saat mertua Prabowo Subianto masih berkuasa kriminalisasi kerap terjadi.

"Kecuali kayak zaman orba dulu. Tanpa sidang sidang tiba-tiba langsung di jebloskan ke penjara tanpa harus melewati persidangan," jelasnya.

Atas pengetahuan yang minim soal hukum pidana itu kata Andar, Fadli Zon disarankan rajin beli buku soal hukum.

"Rajinlah beli buku. Baca buku pidanalah. Di pasar Senen banyak yang jual pidana buku bekas dan murah," pungkas Andar sembari tertawa. (Sil/usi)