Gubernur BI Kumpulkan Stakholder Ekonomi di Singapura


Jakarta, PenaOne - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bersama Dubes RI Singapura, Ngurah Swajaya, mengumpulkan seluruh stakeholders diplomasi ekonomi RI di Singapura untuk membahas program Diplomasi Ekonomi, termasuk meningkatkan investasi, ekspor dan pariwisata.

Pertemuan yang diselenggarakan di Showcase KBRI Singapura seluruh pejabat yang menangani diplomasi ekonomi di KBRI, Perwakilan BKPM Singapura, Bank Indonesia, Visit Indonesia Tourism Office (VITO) dan Pimpinan BUMN, Garuda Indonesia, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, Telkom Internasional, dan Indosat juga mendengarkan penjelasan hasil-pertemuan IMF/World Bank di Bali serta kondisi ekonomi makro terkini Indonesia.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan hasil konkrit  dan dampak positif pertemuan IMF/World Bank antara lain investasi infrastruktur bernilai US$ 13,5 miliar untuk berbagai proyek percepatan pembangunan infrastruktur fisik, evaluasi positif kinerja ekonomi Indonesia serta langkah konkrit untuk mengatasi dampak perang dagang dan lain-lain.

Gubernur BI juga menjelaskan kebijakan moneter dan fiskal yang diterapkan dalam situasi yang masih diliputi ketidak-pastian global namun tetap diarahkan untuk mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan investasi ke Indonesia.

Dirinya menjabarkan strategi ke depan dengan meningkatkan sinergi berbagai pemangku kepentingan terkait, termasuk dengan KBRI  sebagai garda terdepan dalam diplomasi ekonomi Indonesia.

Sementara itu, Dubes Ngurah yakin dengan adanya persamaan narasi antara instansi pemerintah akan memperkuat kepercayaan investor dan pelaku usaha Singapura untuk terus menanamkan modalnya di Indonesia.

"Kita harus bekerja bersama, khususnya untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang tahun 2019 mendatang untuk hasil yang konkrit bagi bangsa dan negara," tutupnya dalam siaran pers. (lis/tan)