Jokowi Bukan Orang Sembarangan!


Jakarta, PenaOne - Jokowi bukan orang sembarangan. Kata itu terucap dari Darmizal MS yang kini menjadi Ketua umum Relawan Jokowi alias ReJo.

Darmizal punya alasan sendiri sehingga menyebut Jokowi bukan orang sembarangan. Dirinya punya beberapa alibi diantaranya; Karena Jokowi tidak mendisnastikan kekuasaannya kepada keluarga. Bahkan putra maupun putrinya sangat mandiri.

"Mereka tidak mengambil bagian dan memanfaatkan kekayaan negara dari sukses bapaknya sebagai Presiden," kata Darmizal kepada wartawan Jum'at (9/11/2018).

Disamping itu, menurut Darmizal, Jokowi merupakan sosok yang sangat bersahaja. Mantan Walikota Surakrata dua periode itu telah membuktikan kemampuannya memimpin Indonesia.

"Berintegritas, sedikit bicara, banyak kerja, jujur, ikhlas dengan komitmen yang kuat untuk memajukan dan mensejahterakan bangsa Indonesia," jelas Darmizal.

Pendapat Darmizal itu senada dengan cerita dan pendapat Muhammad Lutfi, yakni mantan Menteri Perdagangan, Kepala BKPM dan Dubes RI untuk Jepang semasa era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Darmizal, meyakini sepenuhnya pernyataan M. Lutfi tersebut, karena kesederhanaan, ketaatan beribadah, manut dan sayangnya Jokowi kepada kedua orang tuanyalah yang membuat dirinya ber-Tabayyun sehingga memilih untuk mendukung dan memenangkan Jokowi dua periode sampai 2024.

Dari kiri kekanan Ketum RèJO HM. Darmizal MS, Ibunda Hj. Sudjiatmi Notomihardjo, Hj. Idayati dan Widjiono Wasis.
"Jokowi memang bukan orang sembarangan". Saya dan beberapa teman yang sengaja sowan ke ibunda Hj. Sudjiatmi Notomihardjo di Solo, seperti mas Wijiono Wasis penulis buku Jadul Kinanti-Jokowi Dulu Kini dan Nanti. Kita semua sangat terkesan dengan kenyataan selaras yang disampaikan Muhammad Lutfi," jelasnya.

Mantan pimpinan Komisi Pengawas Pusat Partai Demokrat ini mengaku, apa yang disampaikan Muhammad Lutfi adalah kenyataan dan rasanya akan menjadi kisah siapa saja yang sempat bertemu dan berkenalan dengan pak Jokowi Dulu, Kini dan Nanti.

Saat bertemu ibunda Jokowi, lanjut Darmizal kita mendapati kebersahajaan, kehangatan kasih seorang Ibu ketika menyambut kehadiran kami.

"Wejangan bermanfaat mengalir dengan lembut dari seorang ibu bagi kami," terang Darmizal. Bertemu dengan emaknya Presiden RI, seorang Ibu yang soleha, yang taat menjalankan perintah Allah SWT," demikian pria berdarah Minang ini menjelaskan. (sal/fas)