Oknum Satpol PP Dituding Selingkuhi Mahasiwi Hingga Istri Orang

Ilustrasi
Martapura, PenaOne - Oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP  bernama Ade Resa, yang berdinas di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan diduga melakukan perselingkuhan dengan istri orang.

Dari informasi dan data yang didapatkan media ini, Ade Resa bertugas sebagai tenaga honorer anggota Satpol PP di Kantor Kecamatan Gambut. Dirinya diduga telah berselingkuh dengan beberapa perempuan cantik.

Mulut manis bapak dari 3 orang anak ini
membuat wanita yang dikibulinya dengan rayuan hingga mabuk kepayang. Bahkan, wanita-wanita yang jatuh kepelukannya itu mulai mahasiswa hingga wanita yang sudah bersuami.

"Selingkuhannya itu ada yang masih berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Banjarbaru. Wanita itu juga ada yang berstatus tenaga pengajar disalah satu SDN wilayah Aluh-Aluh. Bahkan informasi yang kudapatkan, selingkuhan barunya istri orang lain. Aku punya banyak buktinya kok," ujar wanita cantik yang mengaku pernah diselingkuhi Ade Resa, Selasa (13/11/2018).

Wanita muda yang minta namanya dirahasiakan ini menyebut, sebelumnya sikap Ade Resa ini sangat lembut dan penuh perhatian. Namun ketika hubungan sudah berjalan, ternyata sifat aslinya baru terlihat.

"Ia sangat kasar dan kami sering berantam dengan saling pukul. Ucapan yang keluar dari mulutnya saja sangat kasar dan tidak ber etika sama sekali. Jujur saya sadar dan saya bertaubat bahwa saya salah dan tergoda dengan rayu manisnya," ucapnya lirih.

Sementara salah satu tokoh agama yang minta namanya tidak disebutkan mengatakan, hukum selingkuh dalam agama Islam sangat mengerikan.

"Apabila suami dari perempuan yang diselingkuhi seorang laki-laki tidak meridhoi, maka si laki-laki yang telah menyelingkuhi istri orang tersebut tidak akan masuk surga dan kekal di neraka nantinya, walaupun amal kebaikannya melebihi isi langit dan bumi," ucapnya.

Kadang kala banyak alasan membuat seseorang berselingkuh, namun dijelaskannya, apapun alasan yang membuat seseorang baselingkuh tidak bisa dapat dijadikan dasar untuk kebaikan.

"Bagi istri yang berselingkuh, selama sang suami meridhoinya, maka Allah pun akan mengampuni dosa sang istri tersebut. Dari itu sebagai insan yang beriman, maka jauhilah perbuatan selingkuh itu apapun alasannya," katanya seraya mengakhiri pembicaraannya dengan awak media ini. (tim/asp)