Golkar Keluarkan SK Nomor: Kep-362/DPP/Golkar/XII/2018 Copot Sudikerta



Jakarta, PenaOne - Dewan Pimpiman Pusat (DPP) Partai Golkar mengeluarkan surat Nomor: Kep-362/DPP/Golkar/XII/2018 tentang pemberhentian Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali dan penunjukkan pelaksana tugas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali.

Surat tertanggal 4 Desember 2018 itu langsung ditandatangani oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Lodewijk F. Paulus.

Isi surat itu DPP Partai Golkar memberhentikan I Ketut Sudikerta sebagai Ketua DPD Partai Bali dan menunjuk Gde Sumarjaya Linggih sebagai Pelaksana tugas (Plt) ketua DPD I Partai Golkar Bali.

Diketahui, Sudikerta sedianya memimpin Golkar provinsi Bali hingga tahun 2020 nanti. Namun, sejak diterbitkannya surat itu otomatis jabatan Ketua DPD Golkar Bali berpindah tangan ke Gde Sumarjaya Linggih.

Ketut Sudikerta resmi menyandang status tersangka sejak 30 November 2018 dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp 150 miliar. Sudikerta berstatus tersangka berdasarkan laporan PT Maspion Grup Surabaya.

Dirinya diduga melanggar melanggar  Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KHUP tentang pidana penipuan dan penggelapan, Pasal 263 ayat (2) KUHP tentang penggunaan surat palsu dan Pasal 3 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang. (zus/fad)