KPK Bantak Tetapkan Bupati Bengkalis jadi Tersangka


Jakarta, PenaOne - Menyoal tersebar kabar telah ditetapkannya Bupati Bengkalis Amril Mukminin sebagai tersangka atas dugaan kasus pembangunan jalan Batu Panjang - Pangkalan Nyiyir tahun 2013 - 2015 dibantah Komisi Pemberantasan korupsi (KPK).

Hal ini seiring dengan pernyataan Juru Bicara (Jubir) KPK Febri Diansyah yang mengatakan, informasi yang telah beredar itu tidak benar.

Pasalnya kata dia, KPK belum menetapkan tersangka baru, dan Bupati Bengkalis masih tetap berstatus sebagai saksi.

Sampai saat ini belum ada tersangka baru. Bupati masih saksi sampai hari ini. Kami masih fokus pada penyidikan yang sedang berjalan.

"KPK masih menunggu audit perhitungan kerugian negara dari BPK. Setelah itu didapatkan kami akan analisis lebih lanjut kemungkinan pengembangan perkara ke pelaku lain," paparnya Senin, (3/12/2018) melalui sambungan Pesan Whatsapp.

Selain itu juga, saat kami memberikan gambar kepada Febri mengenai isi surat yang dimaksud, Jubir KPK ini pun membantah, surat itu bukan dari KPK.

Melihat dari tanda tangan yang berada dalam surat tersebut, Kata Febri adalah nama deputi yang sudah digantikan sejak september lalu.

"Dari tandatangannya surat itu tidak benar, karena Direktur Penyidikan sudah berganti sejak September 2018. Dan nomor format nomor sprindik pun tidak seperti itu." Tandasnya.

Sebagaimana di informasikan sebelumnya, telah beredar surat yang diduga berupa surat pengembangan penyidikan dari KPK ditujukan kepada Bupati Bengkalis, Amril Mukminin.

Dalam surat itu, KPK sejak tanggal 23 Oktober tahun 2018 melalui selembaran surat perintah penyidikan KPK nomor : SprinDik - 2054/09/10/2017 tanggal 10 Oktober 2018. Nota dinas nomor : ND - 57132/10/2017 tanggal 11 Oktober 2017 perihal pemberitahuan dimulainya penyidikan. (abidah/gus)