Sudikerta Dikabarkan Dicopot dari Ketua DPD Golkar Bali


I Ketut Sudikerta
Jakarta, PenaOne - Pasca ditetapkan sebagai tersangka, mantan Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta dikabarakan dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Golkar provinsi Bali. Sudikerta sedianya memimpin Golkar provinsi Bali hingga tahun 2020 nanti.

Sebagai penggantinya, DPP Partai Golkar menunjuk Gde Sumarjaya Linggih sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD partai Golkar hingga tahun 2020. Gde Sumarjaya Linggih juga menjabat Ketua Bidang Pemenangan Pemilu wilayah Bali.

Dalam surat yang sudah ditandatangi Ketua umum Partai Golkar Airlangga Hartato dan Sekjen Lodewijk F Paulus itu belum diberi tanggal dan nomor Surat Keputusan (SK). Belakangan surat tersebut malah bocor di kalangan wartawan. Redaksi PenaOne.com juga mendapatkan surat tersebut.

I Ketut Sudikerta resmi menyandang status tersangka sejak 30 November 2018 dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp 150 miliar. Sudikerta berstatus tersangka berdasarkan laporan PT Maspion Grup Surabaya.

Dirinya diduga melanggar melanggar  Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KHUP tentang pidana penipuan dan penggelapan, Pasal 263 ayat (2) KUHP tentang penggunaan surat palsu dan Pasal 3 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang. (kis/tan)