Dukungan Menteri SBY dan Pendiri Demokrat akan Tingkatkan Elektablitas Jokowi


Pengamat politik UPH Emrus Sihombing
Jakarta, PenaOne - Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing mengatakan, dukungan yang diberikan mantan menteri era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan pendiri partai Demokrat bisa meningkatkan elektalibitas Jokowi dalam Pipres yang akan digelar bulan April nanti.

Menurut Emrus, menteri era SBY dan pendiri partai Demokrat itu bukan orang sembarang. Saat menjabat menteri, kata Emrus, mereka pasti menjadi bagian dari partai berlambang mercy itu. Sedangkan pendiri partai Demokrat mereka punya basis masa tersendiri.

"Para menteri era SBY dan pendiri partai Demokrat ini tentunya punya basis masa yang riil. Ini jelas akan meningkatkan elektabikitas Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres yang akan digelar dua bulan lagi," ujar Emrus saat dihubungi Redaksi PenaOne.com Kamis (31/1/2019) malam.

Lebih lanjut dikatakan Emrus, tidak ada salahnya DPD dan DPC partai Demokrat diseluruh Indonesia mengikuti jejak pendiri dan menteri era SBY itu melakukan deklarasi mendukung Jokowi.

"Justru jika DPD dan PDC melakukan deklarasi ke Jokowi akan membawa angin segar bagi partai Demokrat sendiri," jelasnya.

Masih menurut Emrus, jika dukungan itu dilakukan oleh DPD dan DPC, karir putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan cemerlang di tahun 2024 mendatang. Karena, menurut Emrus politik itu tidak akan terlepas "orang melakukan apa dan mendapatakan apa".

"Langkah ini sangat bagus bagi karir AHY dalam Pilpres tahun 2024 nanti. Sebaiknya, partai Demokrat cepat menentukan sikapnya sebelum Pilpres bulan April nanti berlangsung. Masih ada waktu kok," pungkasnya.

Jumpa pers pendiri partai Demokrat dan manteri era SBY mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. 
Sebelumnya, sejumlah menteri era Presiden SBY ramai-ramai mendukung calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. Dukungan  tersebut digagas oleh Ketua Umum Relawan Jokowi atau ReJO.

Menteri era SBY yang telah bergabung mendukung Jokowi  diantaranya mantan menteri Perhubungan, Laksdya TNI Purn Freddy Numberi, mantan menteri Perdagangan H. Muhammad Lutfi, mantan menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dr. Ir. H. Erman Suparno, mantan menteri Koordintor Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Dr.dr. H. Agung Laksono.

"Kami berharap, mudah-mudahan para menteri era pak SBY yang lainnya dapat bergabung mendukung Jokowi Amin untuk terpilih kembali dalam Pilpres 2019 ini," kata Ketua umum ReJO, HM Darmizal yang juga salah satu pendiri partai Demokrat saat menggelar jumpa pers di RM Sari Indah Jalan Wolter Mongisidi, Jakarta Selatan Selasa (29/1/2019).

Jumpa pers pendiri partai Demokrat dan manteri era SBY mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. 
Muhammad Lutfi yang hadir dalam acara jumpa pers tersebut mengaku alasannya mendukung Jokowi dalam Pilpres bulan April nanti, karna Jokowi mampu dan berhasil membangun infrastuktur sebagai sarana yang paling mendasar di Indonesia.

"Pembangunan infrastuktur hard ware maupun soft ware sudah dilakukan presiden Jokowi. Jadi kita dukung pembangunan itu agar terus dilanjutkan. Kita sedang bergegas untuk semakin maju, maka sangat dibutuhkan pemimpin yang sudah bekerja nyata," jelas HM. Lutfi.

Sementara itu, mantan menteri Perhubungan Freddy Numberi mengatakan, jika presiden Jokowi sangat fokus dalam melakukan pembangunan khususnya dikawasan timur.

"Terbukti, dalam 4 tahun menjadi Presiden RI, pak Jokowi sudah 12 kali berkunjung ke Papua. Jokowi sudah terbukti sedangkan lainnya masih berjanji," jelasnya. (kil/tan)