Rejo Yakin Jokowi-Amin Mampu Lewati Tes Lomba Ngaji Antar Capres di Aceh



Jakarta, PenaOne - HM Darmizal, MS, Ketua Umum Relawan Jokowi alias ReJo menyambut antusias rencana Dewan Ikatan Da'i Aceh yang akan mengundang dua pasangan capres-cawapres mengikuti uji kemampuan membaca Alquran di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pada tanggal 15 Januari 2019 nanti.

Pada, pertengahan tahun 2018 lalu, Darmizal pernah menyatakan keyakinannya bahwa polemik politik identitas dapat diakhiri dengan mendorong capres mengikuti lomba baca Alquran atau menjadi imam sholat Isya berjamaah.

"Seorang tokoh Islam memanglah harus pandai. Minimal bisa membaca Alquran, semisal ayat-ayat pendek yang dibaca dalam setiap sholatnya," kata Darmizal kepada wartawan Selasa (1/1/2019).

HM Darmizal MS
Menurut Darmizal, saat ini ummat Islam Indonesia semakin pintar. Semakin menyadari bahwa kebenaran dan kepastian tokoh Islam yang akan mereka pilih adalah yang memiliki latar belakang atau silsilah keluarga Islam dan yang menjalankan ibadah dengan taat.

"Latar belakang ke Islam an keluarga Presiden Jokowi tidak perlu diragukan. Jadi saya yakin pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin mampu mengikuti tes baca Alqur'an," ujarnya.

Bahkan masih menurut Darmizal, Presiden Jokowi selalu siap menjadi Imam sholat disetiap kesempatan, didalam negeri maupun saat kunjungan kenegaraan diluar negeri.

"Hal mana telah dicontohkan oleh Presiden Jokowi," jelas Darmizal.

Sebelumnya, Ketua Dewan Ikatan Da'i Aceh Tgk Marsyuddin berencana mengundang pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno mengikuti uji kemampuan membaca Alquran.

"Kami akan mengundang kedua pasangan calon untuk mengikuti uji mampu membaca Alquran. Tes membaca Al Quran, Surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya akan dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pada tanggal 15 Januari 2019," katanya Sabtu 28 Desember 2017.

Menurut dia, hasil tes membaca Al Quran tidak akan mempengaruhi keputusan KPU/KIP. Justru, katanya, sebagai langkah awal untuk mengakhiri politik identitas yang sudah terlanjur terjadi.

"Kami pastikan Ikatan Da'i Aceh tetap netral pada Pilpres 2019. Setelah uji baca Al Quran kedua pasangan calon tersebut masyarakat bisa menentukan sendiri mana calon yang pantas memimpin negeri ini," katanya.