Aparat Gabungan Temukan 10 Pekerja Selamat di Papua



Jayapura, PenaOne - Aparat gabungan TNI/Polri menemukan 10 orang pekerja yang selamat di Papua. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Mustafa Kamal menceritakan kronologis penemuan para pekerja tersebut.

Dia menceritakan, hari Rabu tanggal 12 Desember 2018 dihalaman belakang Mapolsek Kenyam Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga telah take of helicopter milik PT. Intan Angkasa untuk menjemput Para tukang bangunan sebanyak 10 (sepuluh) orang di Distrik Koroptak.

"Pukul 07.04 wit helicopter milik PT.Intan Angkasa take of dari halaman belakang Mapolsek Kenyam menuju ke bandara Lendumu Distrik Koroptak dengan didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Nduga Alimi Gwijangge untuk menjemput para tukang sebanyak 10 orang," katanya dalam pesan elektonik kepada PenaOne.com Kamis (13/12/2018).

Pukul 07.30 Wit helicopter berangkat dari Bandara Lendumu Distrik Koroptak dan tiba di halaman belakang Mapolsek Kenyam dengan membawa 6 orang tukang selanjutnya diarahkan menuju ke Mapolsek Kenyam.

Pukul 07.32 wit Helicopter take of dari halaman belakang Mapolsek Kenyam menuju Bandara Lendumu Distrik Koroptak, setelah menempuh perjalanan kurang lebih 20 menit akhirnya helicopter Milik PT.Intan Angkasa dari Distrik Koroptak tiba di Bandara Kenyam dengan membawa 4 (empat) orang yang terdiri dari 2 (dua) orang tukang masyarakat pendatang dan 2 (dua) orang tukang masyarakat asli Paniai yang beralamat di Wamena yang bekerja Gedung Sekolah SD Negeri Koroptak dari perusahan CV. Ablan Tehnik selanjutnya diarahkan ke Mapolsek Kenyam.

Pukul 08.00 Wit Sekda Kabupaten Nduga mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak aparat TNI Polri yang mana sudah berusaha dan bekerja keras sehingga sudah bisa dievakuasi dalam keadaan aman dan sehat.

Aparat gabungan TNI/Polri temukan 10 pekerja yang selamat. @foto dok Polda Papua
"Dari keterangan kepala tukang inisial DM pada saat kejadian mereka mendapat Informasi dari Distrik Yigi ada penangkapan para tukang pada hari Sabtu 1 Desember 2018 malam dan pada hari Minggu pagi setelah sarapan pagi masyarakat dari Distrik Yal mengantar dan membawa lari kami ke arah hutan untuk di amankan," jelasnya.

Pada sore harinya lanjut Kamal, kami dibawa ke rumah Kepala Kampung Yal (Yelen Gwijangge ) kemudian dari Distrik Yal kami di antar dan dibawa ke Distrik Koroptak. Pada hari Senin tanggal 03 Desember 2018 sekitar pukul 01.00 Wit sampai dengan pukul 17.00 Wit kami berjalan kaki dan pada sore harinya kami tiba di Honay milik masyarakat dan tinggal selama tiga hari.

"Pada hari Rabu tanggal  05 Desember 2018 masyarakat membawa lari kami ke Distrik Yal namun kami tidak sempat tiba di Distrik Yal. Kami cuma sampai dibawa gunung Distrik Yal," tuturnya.

Selanjutnya, pada hari Minggu tanggal 09 Desember 2018 sekitar pukul 14.00 Wit kami dibawa ke Distrik Koroptak karena kami mendapat informasi melalui Radio SSB dari bapak kepala Kampung Yal (Yelen Gwijangge) dengan Wakil Ketua I DPRD Nduga Alimi Gwijangge bahwa kami akan dievakuasi ke Kenyam dengan menggunakan helicopter Bell milik PT. Intan Angkasa.

"Mereka berterima kasih kepada aparat TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat yang sudah membantu kami keluar dari Distrik Yigi," ujar Kamal.

Berikut identitas 10 Pekerja yang selamat:

1. DM, laki-laki, Kasuratan, Kepala Tukang;

2. DM, 38 Tahun, laki-laki Kasuratan, Tukang Bangunan;

3. CR, Laki-laki Toraja, Tukang Bangunan;

4. IS, Laki-laki, Toraja utara, Tukang Bangunan;

5. SM, Tukang Bangunan, Desa Se'seng Tanah Toraja.

6. SA, Tukang Bangunan, Desa Mapanget Kec. Talawaan

Kab. Minahasa Utara.

7. JT, Tukang Bangunan, Desa Mapanget Kec.Talawaan

Kab.Minahasa Utara.

8. AR, Toraja, tukang Bangunan, Desa Saluputti Kec. Ra'bung Kab.Toraja.

9. GT, Swasta (Tukang Bangunan) Jalan SD Percobaan (Potilelek) Wamena.

10. YM, Swasta Tukang (Bangunan), Jalan Hom-Hom Wamena.

"Sampai hari Kamis tanggal 13 Desember 2018, pekerja yang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat sebanyak 35 orang dan korban selamat ini diluar karyawan PT. Istaka Karya yang bekerja membangun beberapa bangunan seperti balai desa, gedung sekolah dan perumahan sosial di beberapa Distrik yang ada di Kabupaten Nduga".

"Personel gabungan TNI/Polri akan terus melakukan pencarian para korban pekerja yang berada di beberapa Distrik yang ada di Kabupaten Nduga," pungkas Kamal. (sih/fas)
Reaksi: 

Berita Terkait

PENEMBAKAN DI PAPUA 1675534725850274078

Terbaru






close





Populer

Comments




item