161 Amplop Tabloid Indonesia Barokah Tiba di Sumbar


Padang, PenaOne - Sebanyak 161 amplop diduga berisi tabloid  Indonesia Barokah diterima Kantor Pos Padang, Sumatera Barat (Sumbar) sejak Sabtu kemarin.

“Kiriman ini kami terima Sabtu melalui jalur darat dari Jakarta, berdasarkan alamat tujuannya kiriman tersebut ditujukan untuk 9 daerah di Sumbar. Karena kantor Pos Padang merupakan kantor HAB yang akan menyalurkan ke kantor Pos di kabupaten/Kota di Sumbar," ujar Sartono Kepala Cabang Kantor Pos Padang, Senin (28/1/2019).
Di amplop tersebut dituliskan tujuannya Masjid, Pondok Pesantren dan sebagainya, dan pengiriman tertera Redaksi Tabloid Indonesia Barokah, Pondok Melati Bekasi.

“Sesuai undang-undang kami tidak boleh membuka kiriman tersebut. Namun kami telah mendapatkan himbauan dari kantor Pos Pusat agar menahan kiriman tersebut sampai ada informasi lebih lanjut,” ujarnya.

Berdasarkan amplop tersebut daerah tujuan terbanyak adalah Bukittingi 36 sampul, Pariaman 30 sampul dan disusul Padang 20 sampul.

Belum Ada Dugaan Pelanggaran
Komisioner Bawaslu Sumbar, Vifner, langsung melakukan respon dengan mendatangi Kantor Pos Padang.

“Kita ke sini untuk tindaklanjut informasi yang diperoleh bahwa adanya kiriman diduga tabloid Indonesia Barokah masuk ke Sumbar,” ujar Vifner kepada wartawan di Kantor Pos Padang.

Menurut Vifner dari kajian Bawaslu sampai hari ini memang belum ada dugaan pelanggaran Pemilu di Tabloid Indonesia Barokah.

“Walaupun dari Dewan Pers telah menyatakan adanya potensi dugaan pelanggan berdasarkan undang-undang pers,” ujar Vifner dikutip tribunsumbar.com.

Vifner menghimbau atau meminta kepada pihak Pos agar menahan atau menunda kiriman tersebut, sampai adanya petunjuk lebih lanjut baik dari pimpnan Bawaslu di pusat atau Dewan Pers.

“Kalau sudah ada petunjuk ataupun putusan yang jelas baru kami tindaklanjuti, tapi kalau memang ada yang sudah beredar di masyarakat silakan laporkan dan kami akan proses,” ujarnya. (nov/vik).

Reaksi: 

Related

Pilpres 2019 8406783969383178804

Jokorner App


Terbaru

Populer

Comments

item