Deklarasi Ganti Presiden di Tanjungpinang Gagal Digelar

Surat pengunduran diri koordinator Deklarasi Relawan Ganti Presiden (RGP) Tanjungpinang Basyaruddin Idris.
Tanjungpinang, PenaOne - Deklarasi Relawan Ganti Presiden (RGP) yang direncanakan dihadiri Neno Warisman gagal dilaksanakan di Lapangan Pamedan, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Minggu.

Gagalnya acara tersebut diduga jumlah peserta yang sangat sedikit mengikuti pengunduran diri Basyaruddin Idris   sebagai Koordinator Lapangan acara deklarasi tersebut pada Sabtu, (12/1/2019) malam.

Neno Warisman yang tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang Minggu (13/1/2019) sekitar pukul 10.00 WIB langsung ke salah satu hotel di Batu 8 Tanjungpinang, sementara peserta deklarasi RGP kebingungan. Massa yang berjumlah sekitar 100 orang bingung apakah kegiatan tersebut jadi terlaksana atau tidak.

Sementara sejumlah orang yang mengenakan baju bertuliskan #gantipresiden satu persatu mulai meninggalkan Lapangan Pamedan. Di lokasi isu terhembus kabar bahwa acara RGP batal dilaksanakan lantaran jumlah pesertanya sedikit.

Sementara Kordinator Lapangan Dewan Pimpinan Daerah presidium Relawan Ganti Presiden (RGP) 2019 Kota Tanjungpinang, Basyaruddin Idris resmi telah mengundurkan diri dari agenda tersebut.

Basyarudin Idris, saat dihubungi di Tanjungpinang, Minggu (13/1/2019) mengatakan, pengunduran dirinya sebagai Kordinator Lapangan gerakan ganti Presiden 2019, di Tanjungpinang sudah disampaikan dirinya secara tertulis kepada DPD Presidium Relawan Ganti Presiden 2019 Kota Tanjungpinang.

“Suratnya sudah saya tanda tangani materai, di Batam,” kata Basyaruddin Idris, saat menunjukkan surat pengunduran dirinya, melalui pesan Whastapp pribadi. (aulia/fad)
Reactions: 

Related

TANJUNGPINANG 1480495860040366869

Jokorner App


Terbaru

Populer

Comments

item