KPU Sleman: Gaung Pemilu Sudah Terasa Ditengah Masyarakat


Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi
Sleman, PenaOne - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman, provinsi DIY Tarpsi Haryadi mengatakan, angka partisipasi masyarakat dalam Pemilu tidak semata-mata diukur dari informasi terkait tanggal pencoblosan.

"Dan ketika LSI merilis survei tentang masyarakat yang belum familiar tentang tanggal pencoblosan maka ini menjadi salah satu referensi bagi KPU Kabupaten Sleman untuk semakin giat memberikan informasi tentang tanggal pencoblosan," kata Trapsi Haryadi saat dibubungi via WhatsApp Sabtu (23/2/2019).

Baca Juga: KPU Sleman akan Giatkan Sosialisasi Pemilu ke Tingkat Dusun

Sebelumnya, peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Adjie Al Farabi menuturkan sebagian besar masyarakat belum tahu tanggal pemilu digelar. Berdasarkan survei LSI, warga yang tahu tanggal pencoblosan di bawah 50 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 se-Indonesia.

"Ini terkait kinerja KPU karena dalam beberapa survei dapil yang kita lakukan, hampir rata-rata di bawah 50 persen pemilih yang tahu pemilihan legislatif dan presiden dilaksanakan tanggal 17 April. Walaupun banyak yang tahu di bulan April ada pileg dan pilpres," kata Adjie dalam diskusi di restoran d'Consulate, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2019).

Baca Juga: Ini Kata Ketua KPU DIY Soal Anggapan Lambannya Sosialisasi Pemilu

Lebih lanjut Trapsi Haryadi menjelaskan, sebenarnya gaung pemilu yaitu pemilu presiden-wapres dan pemilu legislatif sudah terasa oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Seluruh komponen bangsa turut berpartisipasi aktif untuk mensosialisasikan pemilu dan menyukseskan pemilu 2019," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah, media massa, ormas, LSM, dan masyarakat pada umumnya sangat antusias menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bertemakan pemilu 2019.

Baca Juga: Warga Sleman Masih Kebingungan Soal Kertas Suara Pilpres

"Penyelenggara pemilu, salah satunya adalah KPU, memiliki banyak program dalam rangka menumbuhkan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu 2019," demikian Trapsi Haryadi. (dis/fak)
Reaksi: 

Berita Terkait

YOGYAKARTA 5516832944271389232

Terbaru






close





Populer

Comments




item