4,5 Tahun Difitnah Saya Diam, Hari Ini Akan Saya Lawan!



CALON presiden nomor urut 01, Joko Widodo menyapa pendukungnya dalam agenda deklarasi Alumni Jogja Untuk Indonesia di Stadion Kridosono, Sabtu (23/3/2019) pagi.

Sempat bersepeda dari UGM hingga Kridosono, Jokowi tampak sumringah menyapa pendukung yang berasal dari berbagai elemen tersebut.

Suasana di Stadion Kridosono hari ini tampak cair. Tak seperti biasanya, Jokowi tampak lebih leluasa menyapa pendukungnya dan bahkan turun ke kerumuman massa.

Sebelumnya, Jokowi tampak asyik bersepeda bersama Iriana Joko Widodo dengan diiringi beberapa menteri yang juga alumni Yogyakarta. Warga yang menyemut di sepanjang jalan bersama bergada dan reog pun berebut bersalaman meski akhirnya hanya beberapa yang lolos dari kawalan paspampres.
 

Di hadapan pendukungnya, setelah sebelumnya menerima deklarasi dukungan Alumni Jogja, Jokowi mengungkap kebahagiaan bisa hadir secara langsung dihadapan pendukungnya di Yogyakarta. Betapa tidak, Jokowi juga merupakan alumni Jogja saat ia berkuliah di Fakultas Kehutanan UGM.

“Kalau ditanya Sagan, saya tahu. Kalau ditanya Jalan Kaliurang, saya tahu. Kalau ditanya Pogung, saya juga tahu. Kalau ditanya lagi pernah nonton Sekaten, saya sering nonton,” ungkap Jokowi diiringi tepukan pendukungnya.

Di hadapan pendukungnya, Jokowi juga menyatakan bahwa saat ini ia tak ingin lagi diam ketika dituding sebagai antek asing. Jokowi mengaku sengaja diam selama 4,5 tahun hingga fitnah dan serangan terus datang yang menyatakannya sebagai pro asing.

“Saya sebetulnya sudah diam 4,5 tahun difitnah saya diam, dijelek-jelekkan saya diam, dicela direndahkan saya diam, dihina dihujat saya diam, tapi hari ini di Jogja saya sampaikan saya akan lawan. Ingat sekali lagi, akan saya lawan. Bukan untuk diri saya tapi untuk negara. Tuding-tuding saya antek asing, perlu saya sampaikan tahun 2015 yang namanya Blok Mahakam dikelola 50 tahun oleh Impact dan Total dari Jepang sudah kita ambil 100 persen. 
Saya tak cerita saat itu, tapi dituding terus antek asing. Blok Rokan dikelola Cevron dari Amerika sudah dimenangkan 100 persen oleh Pertamina, saya diam saja tetap masih dituding antek asing. Tapi sekarang dihadapan warga Jogja saya akan lawan,” ungkapnya tegas.


Dalam sambutan atas deklarasi tersebut, Jokowi juga menantang pendukung di Yogyakarta untuk mendapatkan suara 70 persen di pemilu 2019 nanti. Dikutip okezone, Jokowi menyebut di tahun 2014 lalu, DIY hanya mendapat 56 persen suara yang menurut dia masih sangat mungkin dimaksimalkan.

“Saya tak ingin berikan target gede-gede, catatan saya di tahun 2014 di DIY kita hanya 56 persen tapi kita ingin di 2019 bisa dapat di atas 70 persen. Ini butuh kerja keras, waktu tinggal 24 hari lagi,” imbuh Jokowi.


Usai menyampaikan sambutan tersebut, acara deklarasi Alumni Jogja Untuk Indonesia pun selesai. Grup rock legendaris Indonesia, God Bless menutup rangkaian agenda yang dikemas dengan pertunjukkan seni budaya Yogyakarta tersebut. (fika)

Reaksi: 

Related

pilihan 1904817932185089131

Jokorner App


Terbaru

Populer

Comments

item