Padi Seluas 6 Hektare Hasli Pupuk Batubara di Karawang Dipanen



PERUSAHAAN Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) dan Sinergi Nawa Cita Indonesia (SNCI) hari ini menggelar panen raya padi seluas 6 hektare di  Kampung Kepuh 2, Desa Jatibaru, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

 Panen raya padi yang dihadiri Direktur Pengembangan Bulog Iman Subowo, Ketua I FKDB Bpk Hikmat Taufik S.E, Direktur Bursatani Zaenal Mutaqin,  Kadiv on farm Akhmad Saefudin, Kadivre Jabar Pak Benhur diwakili Gunadarma wakil kepala, dan Kasub divre Karawang Bahtera ini merupakan hasil dari teknologi pupuk batubara yang diproduksi PT Bursatani.

"Teknologi pupuk batubara merupakan teknologi terbaru yang berperan penting dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Teknologi ini hadir dilatarbelakangi karena tanah pertanian banyak yang telah mengalami degradasi atau penurunan tingkat kesuburan," kata Sekjend SNCI H Ayep Zaki Kamis (21/3/2019).


Menurutnya, peningkatan produksi dengan teknologi ini bisa mencapai 30- 45 %  dan telah dibuktikan di berbagai wilayah dan komoditas di Indonesia, terutama pada tanaman padi.

"SNCI dibawah pimpinan Suryo Atmanto berkomitmen untuk menjadi bagian dalam mewujudkan cita-cita besar Indonesia terutama dalam bidang pangan. SNCI selaku bagian yang mengembangkan teknologi ini, akan menjadikan teknologi pupuk batubara sebagai jalan untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Zaki, kedaulatan pangan di Indonesia akan mudah tercapai jika menggunakan teknologi pupuk batubara ini.

"Maka dari itu saya arahkan petugas di lapangan untuk terus melakukan sosialisasi dan pembuktian baik di tingkat petani maupun instansi-instansi terkait pertanian," ungkap Zaki.

Lebih lanjut dikatakan Zaki, salah satu instansi yang antusias dan menyambut baik teknologi pupuk batubara ini adalah Perum Bulog.


Perum Bulog ungkap Zaki, merupakan sebuah lembaga pangan terbesar di Indonesia yang mengurusi tata niaga beras dengan jaringan seluruh Indonesia.

"Ini tentu menjadikan peluang besar untuk teknologi pupuk batubara bisa di ketahui," tuturnya.

Ketua umum Komintas Penggerak Ekonomi Kerakyatan Jokowi-Ma'ruf Amin (Koper Jomin) ini mengaku, saat ini telah dilakukan kerjasama antara SNCI dengan Perum Bulog tentang dilakukannya demplot aplikasi teknologi pupuk batubara di lahan On Farm Perum Bulog yang berlokasi di Kampung Kepuh 2, Karawang seluas 6 hektare.

Dirinya berharap, dengan aplikasi di lahan On Farm Perum Bulog ini bisa menjadi referensi petani untuk dapat mengikuti penggunaan teknologi pupuk batubara ini. Dirinya yakin, setelah teknologi ini diikuti oleh petani akan terjadi peningkatan hasil panen padi.


"Tentunya akan terjadi peningkatan supply gabah dari petani ke Perum Bulog. Maka hal itu akan mendukung stock beras secara nasional. Sehingga kedaulatan pangan dapat terbukti," pungkas Zaki sembari menyebut kerjasama pengembangan teknologi pupuk batubara ini menjadi awal untuk mendukung visi besar pemerintah dalam hal mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia. (fus)
Reaksi: 

Berita Terkait

daerah 7605479307698959876

Terbaru






close





Populer

Comments




item