Lembaga Survey yang Terdaftar di KPU Lebih Miliki 'Otoritas' Sampaikan Hasilnya



KEMARIN rakyat Indonesia sudah menentukan pilihan. Namun semua pihak sebaiknya menunggu hasil perhitungan manual (real count) terhadap semua suara dari seluruh Indonesia oleh KPU. Jangan sampai ada merasa sudah menang.

Terkait Pilpres,  lembaga survey telah menyampaikan hasil perhitungan cepat. Hasil tersebut menunjukkan perbedaan perolehan suara oleh dua  paslon Pilpres.

"Salah satu paslon berpeluang mendapat dukungan rakyat menjadi presiden dan wakil presiden, sedangkan paslon lain bisa sebaliknya. Jadi, hasil survey ini bukan pegangan,  hanya sekedar peluang," kata Emrus Sihombing Direktur Eksekutif Lembaga EmrusCorner Kamis (18/4/2019).

Terkait dengan pelaku survey,  lanjut Emrus, para lembaga survey yang sudah terdaftar di KPU,  menurut saya, lebih memiliki "otoritas" menyampaikan hasil surveynya kepada publik daripada yang belum terdaftar di KPU.

"Bila ada lembaga survey yang belum terdaftar di KPU,  tetap bisa saja melakukan survey,  namun hasilnya bersifat internal. Karena itu,  hasilnya tidak untuk disajikan ke ruang publik," ujarnya.

Menurutnya, kalaupun memang hasil survey internal disampaikan ke publik,  sebaiknya tidak hanya me-release hasilnya yang memposisikan paslon tertetu memperoleh angka lebih banyak dari paslon lainnya, tetapi yang paling utama membuka, mendiskusikan dan "membongkar" metodologi yang digunakan pada semua tahapan proses survey yang dijalankan.

"Oleh karena itu,  dari aspek penelitian survey,  yang terutama diperbincangkan (dibahas) adalah metodologi yang digunakan,  bukan sekedar penyampaian hasil dari suatu survey itu sendiri," tuturnya.

Sebab, kata dia, bila metodologinya sudah baik, tepat dan benar,  maka hasilnya dipastikan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

"Sebaliknya, bila hasilnya yang dikedepankan dan melupakan metodologinya,  maka hasil tersebut masih dapat dipertanyakan secara akademik," pungkas Emrus. (kal)

Reaksi: 

Berita Terkait

news 4433067471848962697

Terbaru






close





Populer

Comments




item