Video Ajakan untuk Membakar Jakarta Ternyata Bohong!




SEORANG pria bernama Sabar Gimbal bersama Pihak kepolisian mengklarifikasi terkait video yang beredar di sosial media. 

Video tersebut berisikan orasi pria gimbal yang bakal membakar Jakarta.

Diketahui video yang tengah viral tersebut merupakan hasil editan (dipotong) oleh orang yang memanfaatkan pada saat kejadian.

"Beberapa hari ini telah viral video untuk mengajak melakukan sesuatu di Jakarta pada tanggal 22 April ini. Dan video ini sebenarnya adalah orasi mas Gimbal dan kawan-kawanya saat melakukan aksi unjuk rasa, aksi damai berkaitan dengan transportasi online di Yogya waktu lalu," kata AKBP Yulianto di mapolresta Yogyakarta, Kamis (18/04/2019) malam.

Lanjut Yulianyo, namun demikian video tersebut sudah di potong kemudian viral yang banyak menggunakan narasi (caption) berkaitan dengan pemilu.

Pihak kepolisian sudah bertemu dengan yang bersangkutan (Gimbal) dan sudah dilakukan pemeriksaan. Setelah dilakukan pemeriksaan,  hasil dari hal tersebut tidak ada kaitannya atau korelasi dengan pemilu.

"Jadi ada pihak-pihak yang memanfaatkan momen ini untuk kepentingan-kepentingan diluar dari hal yang dimaksud oleh mas Gimbal maka kami mohon untuk dihentikan. Saya kira itu yang perlu kami jelaskan," tambah dikutip krjogja.

Hal itu juga diutaran oleh yang bersangkutan yang hadir pada saat jumpa pers klarifikasi video yang sudah meresahkan banyak kalangan dimedia sosial.

"Aksi kami kemarin itu adalah aksi damai dan kami sangat menghargai dan sangat menjaga kemaanan stabilitas daerah yogyakarta dan kami sadari itu. Dan aksi kami kemarin itu adalah closing dari rentetan aksi kami melawan kebijakan aplikasi transportasi online dan tidak ada sama sekali kaitanya dengan politik, partai politik, apalagi dengan pemilu," tutur pria yang kerap disapa Sabar Gimbal.

Menurutnya, orasi yang dilakuakan pihaknya murni perjuangan dari para driver online. 

"Jadi saya berharap entah siapa beliau yang mungkin memanfaatkan ini memotong orasi saya dengan sedemikian rupa, saya berharap supaya unggahan ini ditarik karena tidak ada korelasinya dengan politik apalagi pemilu," tegasnya.

Gimbal juga menambahkan, terkait perkataanya tentang kata membakar, meledakan yang ada di dalam video tersebut, ia juga membenarkan. Namun kata tersebut diucapkan untuk membakar semangat juang pihaknya yang pada saat itu merasa kalah.

"Jadi yang dibakar itu adalah semangatnya yang diledakan itu adalah semangat juangnya. jadi bagaimana mungkin kita yang di Yogya meledakan yang dijakarta. artinya yang diledakan itu kebijakannya. makanya saya ragu potongan videonya. Karena seingat saya ada bahasa hancurkan arogansi. dan itu saya lihat tidak ada dan saya perlu mendalami lagi," tambahnya.

"Jadi itu intinya tidak ada kaitan dengan pemilu dan kepentingan politik. Karena kami dari front independen driver online Indonesia tidak ada dari politik. Kalaupun ada aksi di Jakarta (nanti) itu bukan pihak dari kami," tegasnya. (mal)
Reaksi: 

Berita Terkait

news 9108971363263560549

Terbaru






close





Populer

Comments




item