Di Karawang, Pupuk Batubara Terbukti Tingkatkan Panen Padi 35 Persen


PENYULUH pertanian dari Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) Bursa Tani Lalan mengaku, hasil panen padi milik H Rohman di Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengalami peningkatan sekitar 30-35 persen setelah menggunakan pupuk organik batubara. Hal itu dikatakan Lalan saat memberikan laporan kepada Ketua umum FKDB H Ayep Zaki.

"Ini adalah hasil panen yang terbaik dari beberapa demplot pertanian yang telah dilakukan selama ini yakni dengan menghasilkan gabah 10.080 ton/hektare," kata Lalan.

Panen padi di Kawarang yang menggunakan pupuk batubara.
Sementara itu, Ketua umum FKDB H Ayep Zaki mengaku, petani yang telah menggunakan pupuk organik baturbata mengalami peeningkatan hasil panen sekitar 35 persen.

"Saya sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada para petugas penyuluh pertanian dan mitra kerja FKDB Bursa Tani yakni PT. Pertani dan juga para petani yang bersedia mempraktekkan keunggulan teknologi nutrisi esensial Saputra dan pupuk organik berbahan dasar batubara," ujar Zaki Rabu (29/5/2019).

Menurut Zaki, lahan padi milik H. Rohman di Karawang yang menggunakan pupuk batubara tersebut semuanya 2,3 hektare. "Kini 1 hektare tanah bisa menghasilkan padi 10,080 ton," ujar Zaki.

Panen padi di Kawarang yang menggunakan pupuk batubara.
Seperti diketahui, pupuk organik berbahan dasar batubara ini penemuan anak bangsa Indonesia yakni Umar Hasan Saputra. Pupui ini telah terbukti secara ilmiah mampu memberikan nutrisi yang memadai dan lengkap bagi tanaman. (sis)
Reaksi: 

Berita Terkait

news 5908953316279599572

Terbaru






close





Populer

Comments




item