Haidar Alwi: Jangan Suriahkan Indonesia!


Haidar Alwi
HAIDAR Alwi Penanggung Jawab Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) mengatakan, kaum intoleransi, radikalisme dan terorisme sepertinya akan tetap ngotot memanfaatkan moment pilpres. Karena, bagi mereka moment pilpres adalah peluang yang bisa dijadikan sebagai pemicu konflik horizontal agar maksud dan tujuan mereka merubah ideologi serta tatanan di republik ini tercapai.

Kaum tersebut, kata Haidar, sama seperti iblis yang merubah wujudnya menjadi malaikat. Dan, mereka kerap kali menggunakan ayat-ayat suci untuk mengelabui pengikutnya disertai janji akan direkomendasikan masuk surga oleh sang iblis bergaya malaikat tersebut.

"Alhasil, manusia lemah yang hanya bisa membaca kitab suci tetapi tidak mampu mengkaji apalagi memahami secara mendalam isi yang terkandung dalam kitab suci akan terlena dengan tipu daya iblis tersebut," ujarnya dalam siaran pers Selasa (21/5/2019).

Miris memang, lanjutnya, jika aparat TNI dan Polri harus diperhadapkan dengan rakyat yang mengadopsi ilmu sesat dari majikannya  yang bernama iblis tersebut. Karena, para budak iblis tersebut sudah dibutakan akan nilai suatu kehidupan sesungguhnya.

Di Suriah, menurutnya, sudah menjadi kisah nyata bagi kita semua. Dan, masih tersimpan jelas dalam ingatan kita peristiwa penyebab yang mengakibatkan porak-porandanya Suriah. Dimana, kehidupan rakyat di Suriah pada awalnya sama seperti kehidupan di negara-negara berkembang lainnya.

"Tetapi, ketika iblis bergaya malaikat masuk Suriah akhirnya neraka dunia tercipta bukan tiket masuk surga yang iblis janjikan," ujar Haidar.

Masih menurut Haidar, jika TNI dan Polri pada akhirnya harus menindak tegas kaum intoleransi, radikalisme dan terorisme. Maka, tidak ada pilihan lain; selain mendukung TNI dan Polri mengambil tindakan tegas kepada para pengikut iblis tersebut dan, untuk alasan apapun jangan memeberi mereka kesempatan untuk memporak-porandakan Indonesia.

"Oleh karena itu, TNI dan Polri harus bertindak tegas terhadap mereka tanpa kompromi. Dan, jangan sampai diberi peluang sekecil apapun untuk mereka bergerak. Karena, rakyat Indonesia yang mampu mengkaji dan memahami isi sesungguhnya dari kitab suci tidak ingin Indonesia menjadi sama dengan Suriah. Atau, dengan kata lain; Jangan Suriahkan Indonesia!," pungkas Haidar Alwi. (gah)
Reaksi: 

Berita Terkait

POLHUKAM 1693305741708735928

Terbaru






close





Populer

Comments




item