Polres Kulon Progo Pasang Rontek Keselamatan


KEPOLISIAN Resor Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memasang rontek keselamatan di lokasi titik rawan kecelakaan atau "black spot" dan menuju objek wisata pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2019.

Kasatlantas Polres Kulon Progo AKP Maryanto di Kulon Progo, Rabu, mengatakan Satlantas memasang rontek keselamatan di ruas jalan utama Yogyakarta-Purworejo sebanyak 300 rontek dan jalur wisata di kawasan Bukit Menoreh, seperti Kalibiru, Pule Payung, Kedung Pedut, dan Sangai Mudal kurang lebih 100 rontek.

"Rontek keselamatan ini diharapkan menjadi perhatian bagi pemudik dan pengumudi yang melintas jalan dan berwisata di Kulon Progo," kata Maryanto.

Ia mengatakan "black spot" sepanjang jalan utama Yogyakarta-Wates, yakni seputaran tikungan Gembongan (Sentolo) dari KM 18 hingga KM 21 dan Jalan Wates-Purworejo dari KM 8 sampai KM 11 atau di seputaran Bandara Internasional Yogyakarta.

Satlantas sudah menyiapkan berbagai strategi antisipasi di daerah rawan kecelakaan, yakni menyiagakan personel dan patroli bergerak, kemudian patroli menetap di rawan kecelakaan, serta pemasangan rotator di sepanjang jalan yang rawan kecelakaan.

"Kami berharap strategi di 'black spot' ini menjadi perhatian pengemudi kendaraan yang lewat," katanya.

Maryanto juga mengimbau kepada wisatawan yang akan berlibur di objek wisata di kawasan Bukit Menoreh selalu berhati-hati dan memperhatikan rambu-rambu peringatan, mengingat jalan di wilayah itu sempit, berkelok, dan naik-turun.

"Perhatikan keselamatan saat berkendara dan perhatikan rambu peringatan," katanya.

Kapolres Kulon Progo AKBP Anggara Nasution mengatakan pihaknya mendirikan enam pos pengamanan dan pos pelayanan, yang terdiri atas dua pos pengamanan (pospam) di pintu masuk perbatasan dengan Bantul, tepatnya di Pasar Sentolo baru dan simpang Pangkalan Congot, Kecamatan Temon.
Selain itu, empat pos pelayanan di depan Terminal Wates, Stasiun Wates, objek wisata Kalibiru, dan Pantai Glagah.

"Jalur mudik di Kulon Progo, fokus di jalur utama yang merupakan jalur selatan Jawa sehingga perlu mendapat perhatian khusus, dalam pengalaman lalu lintas dan pelayanan kepada pemudik dan wisatawan," katanya dikutip Antara. (fid)

Reaksi: 

Berita Terkait

news 5087794978538825939

Terbaru






close





Populer

Comments




item