Ini Kata Profesor Subur Budhisantoso Soal KLB Partai Demokrat


KETUA umum partai Demokrat pertama sekaligus pendiri partai Demokrat profesor Subur Budhisantoso angkat bicara terkait wacana Kongres Luar Biasa atau KLB yang dilontarkan Ger‎akan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD) kemarin.

Menurutnya, sesuai dengan edaran dari organ partai Demokrat, tidak seorangpun dibenarkan untuk menyampaikan pernyataan yang berkaitan dengan perkembangan partai Demokrat dewasa ini, termasuk upaya mereka yang mencari saluran untuk menyatakan pendapat baik ke dalam maupun keluar lingkungan partai

Baca Juga: 40 Persen DPD dan DPC Demokrat Setuju KLB Digelar

"Pernyataan sementara anggota tentang situasi partai akhir akhir ini mencerminkan  "over spirited" menyampaikan keperdulian mereka dgn kondisi partai dan langkah kebijakan menghadapi tantangan bersama  ke depan," tegas profesor Subur Budisantoso kepada PenaOne.com melalui pesan eletronik WhatsApp Jumat (14/6/2019) malam.

Ditambahkannya, keperdulian rekan sesama anggota yang masih menyadari akan tanggung jawabnya perlu wadah dan penyaluran untuk berpartisipasi.

"Semoga partai Demokrat tetap Jaya dan mendapat tempat di hati masyarakat," pungkasnya.

Baca Juga: Pengamat: KLB Demokrat Sah-sah Saja Digelar

Kemarin, Kamis (13/6/2019) GMPPD mendorong partai berlambang Mercy itu untuk menggelar KLB. Mereka menuntut penyelenggaraan KLB Demokrat paling lambat 9 September 2019.

Sebagai informasi, sejumlah politikus senior Demokrat tergabung di GMPPD, antara lain Max Sopacua, Ahmad Mubarok, dan Ahmad Yahya.

Baca Juga: Wanhor Demokrat Minta Semua Kader Tak Bicara KLB

"Kami menetapkan momentum puncak GMPPD dengan menyiapkan, mendorong dan melaksanakan suksesnya Kongres Luar Biasa," ucap Anggota GMPPD Max Sopacua ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (13/6).

Max meyakini KLB Demokrat bisa menyelematkan nasib partai. Sebab, terjadi penurunan prestasi partai sejak Pileg diselenggarakan dari 2009 hingga 2019.

Baca Juga: Politisi Senior Tuntut KLB Partai Demokrat

Tercatat, perolehan suara partai di Pileg 2009 mencapai 21,7 juta. Demokrat menjadi partai pemenang Pileg 2009. Perolehan Demokrat lantas menurun di Pileg 2014 dengan 12,4 juta suara dan menempati peringkat empat.

Puncak penurunan terjadi di 2019. Demokrat hanya mendapat 10,8 juta suara dan menempati peringkat ketujuh di Pileg 2019. (gah)
Reaksi: 

Berita Terkait

news 8121821031750748310

Terbaru






close





Populer

Comments




item