Kolonel Tugiman Wanti-wanti Bahaya Narkoba Didepan Warga NU


DITENGAH kesibukan Kolonel Inf. Dr. H. A. Tugiman, SH, M. Si putra daerah Gunungkidul asal Desa Kedungpoh Kecamatan Nglipar menyempatkan hadir dalam acara silaturahmi bersama PC. GP Ansor dan Satkorcab Banser Gunungkidul. Bertempat di MI YAPPI Bansari, Desa Kepek Kecamatan Wonosari, Rabu (10/07).

Dalam acara tersebut Kolonel Inf. Tugiman berbagi pengalaman dan nasehat terkait bahaya radikalisme dan narkoba.

Meskipun lahir dan besar dari kota Gaplek Gunungkidul, Tugiman sukses meniti karir dunia militer, berawal dari Bintara dengan pangkat Sersan Dua hingga saat ini meraih pangkat Kolonel Infantri Militer Angkatan Darat (AD).

Dalam bidang akademi, Tugiman juga tercatat sebagai Dosen Luar Biasa Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Pasundan Jawa Barat (Jabar).

Dihadapan peserta PC. GP Ansor dan Satkorcab Banser Gunungkidul, Tugiman menyampaikan, bangsa Indonesia kedepan akan terjadi pergeseran kepemimpinan dimana generasi muda akan berganti memimpin sehingga pemuda harus menjahui narkoba dan waspada akan bahaya radikalisme.

"Pemuda Gunungkidul harus jadi garda terdepan sebagai benteng, bersama elemen lain dengan pemerintah dan kepolisian serta TNI menangkal peredaran narkoba," ungkap Tugiman, Rabu, (10/07).

Lebih lanjut Tugiman menyampaikan, dirinya sebagai bagian dari organisasi Banser merasa perlu untuk bersilaturahmi dan menyampaikan pesan agar generasi muda dapat bermanfaat untuk masyarakat bangsa maupun negara.

"Gunungkidul saat ini sudah sangat luar biasa baik sosial budaya dan tempat-tempat wisatanya, tentunya saya sangat mengapresiasi atas kepemimpinan Ibu Bupati Badingah. Harapan kami semoga kedepan Gunungkidul lebih baik lagi dari saat ini," jelas Tugiman.

Sementara itu Pimpinan Cabang GP Ansor Gunungkidul, Lutfi Kharis Mahmud menyampaikan, adanya silaturahim bersama Kolonel Inf. Dr. H. A. Tugiman, SH, M. Si, banyak memberi ilmu manfaat terkait bahaya radikalisme yang mengatasnamakan agama dan isu-isu politik.

"Semoga pasca Pemilu ini kita kembali bersatu dan mendukung pemerintahan yang sah dan Indonesia tetap diberikan keamanan dan ridho Allah SWT," pungkas Lutfi. (har/hifa)
Reaksi: 

Berita Terkait

PERISTIWA 8976185215923930574

Terbaru






close





Populer

Comments




item