FKDB: Menteri Jokowi 2019-2024 Harus Kedepankan Kepentingan Rakyat


KETUA umum Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKBD) Ayep Zaki mendukung langkah Presiden Jokowi yang telah merampungkan penyusunan jajaran kabinet 2019-2024 dengan komposisi 55% dari kalangan profesional dan 45 persen dari partai politik (parpol).

"Saya rasa keputusan menyusun kabinet adalah hak prerogratif Presiden. Jadi komposisi 55% profesional dan 45% dari parpol itu sudah tepat," ujar Zaki kepada wartawan Rabu (14/8/2019).

Ayep Zaki melanjutkan, dengan dimasukkannya menteri dari kalangan muda akan membantu kinerja Presiden yang selama ini dikenal serba cepat dan trengginas untuk melayani rakyat.

"Menteri berusia muda sangat bagus. Dia akan mampu bekerja cepat. Apalagi umurnya masih dibawah 30 tahun," ujarnya.

Dirinya berharap, para menteri yang akan membantu Presiden selama 5 tahun kedepan bekerja dengan sungguh-sunguh untuk kepentingan rakyat bukan kelompoknya.

"Utamakan kepentingan bangsa dan negara. Singkirkan kepentingan kelompok atau parpol," pungkasnya.

Hari ini Presiden Jokowi mengaku sudah merampungkan susunan kabinet tahun 2019-2024. Jokowi mengatakan, komposisi menterinya 55% dari kalangan profesional sementara 45% dari parpol.

Jokowi juga memastikan akan ada menteri dari kalangan muda. Namun ia belum mau membocorkan namanya.

"Ya ada yang umur-umur gitu (25-30 tahun), yang muda dan setengah muda dan ada yang setengah tua," ucap Jokowi.

Presiden Jokowi menyebut akan mengumumkan nama menterinya itu pada saat waktu yang tepat.

"Ya melihat momentumnya, melihat mendesak atau tidak mendesak kebutuhan itu kita lihatlah. Tapi kalau kita lihat masyarakat menunggu, pasar juga menanti sehingga sebetulnya semakin cepat diumumkan semakin baik, tapi ini tapi ini masih kita...," kata Jokowi. (kus)
Reaksi: 

Berita Terkait

news 552312408503572182

Terbaru






close





Populer

Comments




item