Polisi Periksa Direktur Bank Mandiri Atas Laporannya


POLISI telah memeriksa direktur Bank Mandiri terkait laporan pihak Bank Mandiri kepada salah satu media online yang memberitakan soal adanya penyebaran berita bohong (Hoax) yang menyebutkan bank mandiri akan bangkrut dan merugi Rp 9 triliun.

“Pelapor sudah diperiksa hari ini. Ada salah satu direktur (Bank Mandiri yang diperiksa),” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Iwan Kurniawan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Iwan juga tidak menyebutkan siapa direktur yang melakukan pemeriksaan pada polisi. Direktur itu berstatus sebagai saksi.

“Iya, pelapor dan barang bukti yang kita periksa sebagai saksi,” ujar Iwan.

Sebelumnya diketahui, pihak Bank Mandiri sempat melaporkan sebuah media online karena diduga menyebarkan berita bohong (hoax) terkait Bank Mandiri yang akan bangkrut dan mengalami kerugian mencapai Rp 9 triliun. Berita di media online itu pertama kali muncul ke publik pada Selasa (13/8/2019) lalu di-repost di media sosial Facebook oleh sejumlah akun.

“Kami menyatakan bahwa 100 persen berita yang terpampang di FNN.xx.id itu adalah berita hoax dan tidak ada yang kami alami seperti yang disampaikan,” ujar Senior Vice President Bank Mandiri Rohan Hafas, Kamis (15/8/2019) lalu.

Rohan menyebut berita itu sangat merugikan pihak Bank Mandiri karena membuat kepercayaan nasabah menjadi turun. Rohan juga menegaskan Bank Mandiri dalam kondisi stabil.

“Isi berita bahwa Bank Mandiri mengalami kerugian ada serangan cyber sehingga mengakibatkan kerugian Rp 9 triliun, kemudian dari dampaknya adalah Bank Mandiri akan bangkrut dan diambil oleh China. Itu berita garis besarnya seperti itu dan nggak tahu motifnya, tapi itu sangat nggak ada dasar apa pun, tidak ada kerugian dialami dan tidak ada serangan cyber, tidak ada China yang ambil Bank Mandiri,” kata Rohan. (pmj/gah)
Reaksi: 

Berita Terkait

daerah 7493359053581598880

Terbaru






close





Populer

Comments




item