Ini Kata Ketua KPU Sleman Terkait Maraknya Baliho Calon Bupati


KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman, provinsi Daerah Istinewa Yogyakarta (DIY) Trapsi Haryadi angkat suara terkait maraknya baliho calon Bupati/Wakil Bupati yang akan bertarung di Pilkada tahun 2020 mendatang.

Trapsi menegaskan, masa kampanye Pilkada sudah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 16 tahun 2019. Sehingga, baliho yang bertebaran di jalan-jalan wilayah Sleman itu belum bisa dikaitkan dengan Pilkada.

"(Sejatinya) Masa Kampanye diatur dalam PKPU 16/2019," jelas Trapsi Kamis (28/11/2019).

Trapsi menjelaskan, masa kampanye Pilkada Sleman akan berlangsung selama 71 hari, yakni dari 11 Juli hingga 19 September 2020.

Pelaksanaan kampanye kata dia, terbagi menjadi 4 tahap yakni; Pertama, pertemuan terbatas, tatap muka, penyebaran bahan kampanye, pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) akan berlangsung pada tanggal 11 Juli-19 September 2020.

Tahap kedua, lanjut Trapsi, debat publik atau terbuka antar paslon berlangsung 11 Juli-19 September 2020.

Ketiga, kampanye melalui media masa cetak dan elektronik berlangsung pada 6-19 September 2019.

"Tahapan keempat, masa tenang dan pembersihan APK berlangsung pada 20-22 September 2020," pungkasnya. (fad/tan)
Reaksi: 

Berita Terkait

daerah 6608480690404851666

Terbaru






close





Populer

Comments




item