Pengamat: OTT KPK Kado Terindah Awal Tahun Firli Cs


PENGAMAT politik dan hukum dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta Saiful Anam menilai, tertangkapnya komisioner KPU Wahyu Setiawan dan Bupati Sidoarjo, Jawa Timur Saiful Ilah oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT)
membuktikan jika presiden Joko Widodo atau Jokowi tetap konsisten terhadap pemberantasan korupsi.

Diketahui, Wahyu Setiawan ditangkap KPK hari ini. Sementara Bupati Sidoarjo, Jawa Timur Saiful Ilah terkena OTT KPK pada Selasa 7 Januari 2020 lalu.

Kabar penangkapan Wahyu Setiawan dibenarkan oleh Ketua KPK Firli Bahuri dan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar mengatakan OTT terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI terjadi pada Rabu siang.

"Iya siang tadi di KPU," ucap Wakil Ketua Komisi KPK Lili Pintauli Siregar saat dikonfirmasi di Jakarta.

Sementara, Ketua KPK Firli Bahuri juga membenarkan pihaknya telah melakukan OTT. "Kita melakukan penangkapan terhadap para pelaku yang sedang melakukan tindak pidana korupsi berupa suap. Kami masih bekerja," kata Firli.

Kembali ke Saiful Anam, kabar penangkapan Wahyu Setiawan oleh KPK  hari ini begitu mengejutkan publik. Dia mengatakan, penangkapan kedua orang itu merupakan kado terindah Firli Cs diawal tahun 2020.

"Inilah bukti jika presiden Jokowi tetap konsisten terhadap pemberantasan korupsi. Mesksipun Jokowi telah menandatangi revisi UU KPK yang sempat menjadi polemik. OTT terhadap 2 orang ini merupakan kado diawal tahun kepemimpinan Firli Cs," kata Saiful Anam kepada wartawan Rabu 8 Januari 2020 malam.

Sekjend Forum Advokad Muda Indonesia atau FAMI ini menilai, upaya penegakan hukum yang dilakukan Jokowi pada tahun 2019 lalu cukup menggemberikan.

Terbukti, lanjut Saiful, Jokowi tidak melakukan intervensi saat beberapa menteri dan Ketua umum Parpol pendukungnya terjerat kasus hukum di KPK.

"Bukti Jokowi tidak main-main dalam penegakan hukum sudah terbukti. Bahkan, diera pertama pemerintahannya pun menunjukkan hasil yang gemilang," ujar Saiful.

Dosen Unas Jakarta ini meyakini, dibawah kepemimpinan Firli Bahuri Cs KPK akan semakin kuat kedepannya. Apalagi, ditambah sinergitas yang kuat antara Dewan Pengawas KPK.

"Saya yakin selama 3 tahun kedepan Firli Bahuri akan semakin kuat memimpin KPK. Firli Cs juga harus memperkuat pencegahan dan penindakan korupsi," pungkas Saiful Anam.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Selasa. Setidaknya ada enam orang yang diamankan penyidik KPK dimintai keterangan di Mapolda selama hampir 8 jam. Diawali dengan Bupati Saiful Ilah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpada Satu Pintu (DPMPTSP), Arie Suryono, 2 ajudan Bupati, seorang kontraktor, dan dua orang perempuan. (kas/tan)
Reaksi: 

Berita Terkait

news 8782459131222495080

Terbaru






close





Populer

Comments

item