Bemo yang Menjelma Jadi Mercy, Selamat Jalan Ventje Rumangkang


MENINGGALNYA pendiri partai Demokrat Ventje Rumangkang Senin pagi menyisakan cerita tersendiri bagi mantan Ketua umum partai Demokrat prof Subur Budhisantoso. Baginya, Ventje Rumangkang merupakan sosok yang kuat dalam berpendirian dan gigih berusaha.

"Pak Ventje adalah sosok yang kuat pendirian dan keras usahanya. Ketika saya ditunjuk teman-teman menjadi Ketua umum, saya mengatakan bahwa saya tidak bisa cari uang," kenang Budhi Santoso mengawali ceritanya kepada PenaOne.com Senin 24 Februari 2020.

Baca Juga: Ventje Rumangkang Akan Dimakamkan di San Diego Hills

Saat itu pula, menurut Subur, pak Ventje yang menjajikan biaya untuk jalannya roda organisasi. Beliau juga menyediakan kantor. Sementara saya mulai dengan menggelar rapat-rapat. Mulai dari penyusunan kepengurusan di tingkat pusat maupun daerah. Serta mulai meyusun AD-ART dan menghubungi teman-teman di daerah.

"Secara intensif rapat pun terus digelar. Tanpa disadari kebutuhan biaya minum dan hidangan kecil lama-lama semakin menuntut dukungan. Akhirnya setiap rapat saya edarkan absensi dan daftar sumbangan sukarela," kata Subur.

Menurut Subur, setelah beberapa kali menggelar rapat, Ventje Rumangkang bicara dengan teman-teman termasuk saya. "Wah kalau pak Budhi edarkan list sumbangan di undangan rapat, lama-lama yang hadir semakin berkurang".

Baca Juga: Darmizal: Ventje Rumangkang Sosok Visioner dan Inklusif

Sementara itu, saya pun tidak sampai hati untuk memaksakan teman-teman membantu uang kas tanpa kesadarannya.

Betapa pun itu, kini partai Demokrat berhasil dibentuk dan dibangun dengan sumbangan sukarela dari teman-teman selama dua tahun awal kelahirannya. Sebagai “bemo” seperti dikatakan mendiang ibu Ani Yudhoyono, tetapi kemudian menjelma menjadi “mercy”.

"Selamat jalan pak Ventje. Semoga perjuangan pak Ventje tetap menjadi kenangauan manis bagi kita yang ditinggalkan," pungkas Subur Budhisantoso. (tif/ina)
Reaksi: 

Berita Terkait

news 7345856398836120562

Terbaru






close





Populer

Comments




item