Catur Sarjumiharta Bakal Berdayakan Masyarakat Pandowoharjo dengan Ekonomi Kerakyatan


CALON Kepala Desa atau Kades Pandowoharjo, Kecamatan Sleman Catur Sarjumiharta mengaku akan memberdayakan masyarakat dengan gerakan ekonomi kerakyatan, dengan menitik beratkan pada sektor pertanian, perikanan dan peternakan jika dirinya terpilih menjadi Kades.

Baca Juga: Ini Daftar 49 Desa Peserta Pilkades Tahun 2020 di Sleman

Demikian dikatakan Catur sapaan akrabnya dalam pesan elektronik kepada PenaOen.com Rabu 19 Februari 2020.

Disamping itu, Catur juga akan meningkatkan kemampuan masyarakat Pandowoharjo untuk berwirausaha (jiwa enterpreneur).

Berikut Visi, Misi, Tujuan Startegi pembangunan Desa Pandawoharjo jika terpilih menjadi Kepada Desa Pandowoharjo tahun 2020-2026:

A. PENDAHULUAN

Program kerja yang baik akan diilhami oleh Visi, Misi, dan Tujuan yang jelas. Oleh sebab itu, setiap kepemimpinan yang hendak melakukan pekerjaan selayaknya mempunyai visi, misi, dan tujuan sebagai langkah menyusun strategi dan program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek.

B. VISI:

Meningkatkan predikat Pandowoharjo sebagai Desa Budaya  dengan perencanaan yang jelas (sukses by design), Run by system dan rule of the law dalam  rangka percepatan Pandowoharjo menuju Desa Mandiri yang bermuara pada peningkatan kesejahteraaan masyarakat, dilaksanakan secara transparan, akuntabel, partisipatif dan  berwawasan lingkunganngan serta menjunjung tinggi kearifan local.

Penjelasan tentang Visi:
Meningkatkan Predikat Desa Budaya : Pemerintah Desa Pandowoharjo bertanggung jawab dalam rangka melestarikan dan mengembangkan budaya yang sesuai dengan kearifan lokal Pandowoharjo.

Sukses by design : Ukuran keberhasilan pekerjaan akan ditentukan oleh  rencana dan hasil capaiannya. Oleh karena itu, setiap aktivitas membutuhkan perencanaan.

Perencanaan yang baik  belum tentu berhasil karena dibutuhkan pelaksana, yaitu sumber daya manusia (SDM) yang memadai, juga koordinasi antar bagian dan kontrol yang melekat.

Disinilah letak keberhasilan suatu program kerja, suatu proses yang harus melibatkan masyarakat dimulai dari proses perencanaan,  koordinasi, pelaksanaan, monitoring, pelaporan dan pertanggungjawaban yang didukung SDM yang memadai sehingga bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Run by system : Yaitu penerapan aplikasi Desa Pintar untuk mendukung pelaksanaan pemerintahan Desa Pandowoharjo. Desa Pintar adalah konsep pembangunan dan pengembangan desa secara menyeluruh dan  berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Ada sekitar 19 fitur yang terdapat pada aplikasi Desa pintar, diantaranya adalah sistem administrasi desa (keuangan, inventaris, program kerja dll), sistem informasi layanan publik, web desa, sistem informasi geospasial, aplikasi mobile, sistem aplikasi BUMDES. Adapun tujuan diterapkannya Aplikasi Desa Pintar Pandowoharjo ini meliputi 3 pilar yaitu :
Smart Government:

Pelayanan publik yang cepat dan tepat (Effective and Efficient)
Perencanaan program pemerintah secara partisipatif (Participatory Planning)
Transparansi pelaksanaan program pemerintah Desa (Transparency)
Pelaksanaan pelaporan yang bisa dipertanggungjawabkan menurut kaidah kaidah akuntansi (Accountable)
Smart Economy:
Mempromosikan potensi, usaha dan keahlian (Innovative)
Meningkatkan daya saing (Competitives)
Mempertemukan penawaran dan permintaan (Supply and Demand)
Smart People:
Meningkatkan kreativitas dalam pengembangan usaha (Creativity)
Mengedukasi masyarakat tentang akses ke layanan publik (Accesibility)
Membangun komunikasi warga dengan pemerintah menggunakan TIK (Connectivity)

Rule of the law : Yang dimaksud disini adalah bahwa kebijakan-kebijakan  atau regulasi pemerintah desa harus didukung dengan payung hukum yang jelas, baik itu produk hukum desa maupun produk hukum supra desa.

C. MISI: 

1. Pengembangan kawasan perekonomian terpadu berbasis potensi lokal.
2. Optimalisasi pengembangan kawasan pemberdayaan masyarakat.
3. Meningkatkan Pandowoharjo sebagai salah satu tujuan wisata
4. Meningkatkan channeling dengan konsep A (dengan Akademisi), B (dengan Bisnisman), C (dengan Community), G (dengan Government).

D. TUJUAN:

1. Terciptanya kebersamaan dan kesamaan pandang dalam membangun desa
2. Meningkatkan partisipasi dan swadaya masyarakat dalam pembangunan desa.
3. Memberdayakan masyarakat dengan gerakan ekonomi kerakyatan, dengan menitik beratkan di sektor pertanian, perikanan dan peternakan
4. Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk berwirausaha (jiwa enterpreneur)
5. Meningkatkan kemampuan dan pemahaman tentang kesehatan masyarakat dan STBM
6. Terciptanya masyarakat terdidik, berbudaya, nyaman dan damai
7. Terciptanya masyarakat yang bertangunggjawab terhadap kearifan lokal, lingkungan dan masa depan
8. Terciptanya iklim yang mampu menumbuhkan kreatifitas masyarakat untuk berkarya

E. STRATEGI PEMBANGUNAN DESA

Dalam rangka mewujudkan visi dan misi pembangunan desa 2020-2026, strategi pembangunan desa yang dilaksanakan meliputi :
1. Meningkatkan praktek  pemerintahan desa yang baik dan bersih (Transpaan, Akuntabel, Partisipatif)
2. Meningkatkan kualitas kelembagaan pemerintahan desa.
3. Meningkatkan sumber-sumber pendanaan pembangunan desa.
4. Meningkatkan kualitas manajemen keuangan desa dan penatausahaan desa.
5. Meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan asset/kekayaan desa.
6. Meningkatkan kualitas pelayanan umum
7. Meningkatkan kualitas pemberdayaan masyarakat.
8. Meningkatkan fungsi kelembagaan dalam masyarakat.
9. Meningkatkan ketentraman dan ketertiban masyaraksat serta kewaspadaan  terhadap bencana alam.
10. Meningkatkan kualitas lingkungan.
11. Memfasilitasi dalam meningkatkan pendidikan, kesehatan, dan pendapatan masyarakat desa.
12. Meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan.
13. Meningkatkan kenyamanan menjalankan ibadah.
14. Meningkatkan kreatifitas dan  produktifitas pemuda.
15. Meningkatkan infrastruktur sosial dan ekonomi pedesaan.
16. Meningkatkan budaya disiplin dalam masyarakat.
17. Meningkatkan ketaatan terhadap hukum peraturan.
18. Meningkatkan akses masyarakat ke sumber-sumber daya termasuk sistem informasi desa

F. PENUTUP
Setiap manusia tentu mempunya kekurangan dan kelebihan, oleh karena itu untuk mencapai kesuksesan kuncinya adalah bagaimana memahami kekurangan dan kelebihan setiap anggota organisasi untuk bekerja sama saling memberi dan menerima tanpa ada prasangka yang negatif untuk kepentingan (bersama dalam kesamaan pandang) sehingga seluruh unsur-unsur dalam mayarakat baik SDM maupun SDA bisa hidup berdampingan dengan damai. HOLOBIS KUNTUL BARIS.

(tan/fik)
Reaksi: 

Berita Terkait

daerah 1427931150457762498

Terbaru






close





Populer

Comments

item