Dinas PMD Sleman Akui Belum Ada Aturan Calon Kades Bisa Didiskualifikasi


DINAS Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sleman, provinsi DI Yogyakarta mengaku hingga saat ini belum ada aturan maupun batasan yang bisa meggugurkan kepesertaan calon Kepala Desa (Kades) yang akan bertarung dalam Pilkades 29 Maret 2020 mendatang.

"Memang di Peraturan Daerah (Perda) belum diatur sampai sejauh itu (soal diskualifikasi calon Kades)," kata Kabid Pengembangan Kelembagaan dan Aparatur Desa Dinas PMD Kabupaten Sleman Agung Endarto Sleman Agung saat dihubungi Senin 10 Januari 2020.

Baca Juga: Anggaran Pilkades Harus Transparan

Saat ditanya lebih lanjut jika ada calon Kades yang diduga melakukan pelanggaran hingga hari H pemilihan apakah yang bersangkutan bisa didiskualifikasi.? Dia hanya menjawab singkat.

"Tetapi kami belum tau persisnya apakah dalam tata terib panitia mengatur itu," ucap Agung.

Baca Juga: Kapolres Pastikan Anggotanya Netral Saat Pilkades

Diketahui, Kabupaten Sleman akan menggelar Pilakdes secara serentak di 49 Desa secara E-voting pada Minggu 29 Maret 2020.

Sebanyak 457 ribu warga yang sudah terdaftar sebagai  Daftar Pemilih Tetap atau DPT akan menggunakan hak pilihnya di 20 Kecamatan yang ada di 17 Kabupaten Sleman.

Gelaran Pilkades serentak ini menghabiskan anggaran yang fantastis yakni  Rp50 miliar.  (tan/hida)
Reaksi: 

Berita Terkait

daerah 5209838212436364556

Terbaru






close





Populer

Comments




item