Pembahasan Eks Kombatan ISIS Sudah Tutup Buku!


NASI menjadi bubur adalah logika yang masih dapat kita terima dengan akal sehat. Tetapi, kalau kita paksakan membuat logika bubur menjadi nasi itu sama saja membuat logika yang sesat. Dan, logika menyesatkan itu akan terjadi jika eks kombatan ISIS di pulangkan ke Indonesia. Karena, proyek deradikalisasi tidak bisa menjamin secara 'absolute' bubur akan menjadi nasi kembali.

Jika, NKRI adalah harga mati dan Pancasila merupakan ideologi tunggal di republik ini. Maka, seharusnya isu kepulangan eks kombatan ISIS dalam bentuk apapun tidak perlu dibahas lagi.

Seharusnya, tidak ada lagi wacana soal memberi lapangan pekerjaan bagi eks kombatan ISIS. Padahal, masih banyak WNI yang setia terhadap NKRI dan Pancasila yang masih banyak menganggur di republik ini.

Lebih gila lagi, ada wacana untuk membuka ruang bagi eks kombatan ISIS dalam mengikuti rekrutmen komponen cadangan pertahanan.

Dan, sekarang wacana kepulangan anak yatim eks kombatan ISIS berhembus. Padahal, kita semua tau bahwa di Indonesia masih banyak anak yatim yang perlu disentuh dan diperhatikan serta diberikan jaminan pendidikan untuk masa depannya.

Jadi, kalau soal NKRI dan Pancasila sudah tuntas di kepala setiap pejabat negara. Maka,  seharusnya sudah tidak ada lagi pembahasan issue kepulangan eks kombatan ISIS dalam bentuk apapun. Atau, dengan kata lain soal eks kombatan ISIS sudah tutup buku.

Penulis adalah Reymond Uwaubun Wakil Ketua Umum Forum Masyarakat Maluku (FORMAMA)

(fia/fa)
Reaksi: 

Berita Terkait

pilihan 5009063101039935485

Terbaru






close





Populer

Comments




item