Kos-kosan di Bantul Digrebrek Karena Narkoba


PETUGAS Satuan Reserse Narkoba Polres Bantul, DI Yogyakarta mendapat laporan sebuah kos-kosan di Krapyak Wetan RT 18 sering digunakan untuk mengkonsumsi narkoba.

Atas informasi tersebut, petugas langsung melakukan pengamatan terhadap rumah kos tersebut. Awalnya, laporan itu diterima pada Minggu, 1 Maret 2020 lalu.

Setelah melakukan pengamatan, pada Senin 2 Maret 2020 pukul 01.20 petugas langsung menyanggongi tempat tersebut. Sebuah mobil berwarna putih yang datang di lokasi tersebut langsung menjadi target pengungkapan.

Setelah berhenti, seorang laki-laki terlihat turun dan kemudian diamankan oleh petugas. Laki-laki yang mengaku bernama SWH alias AGA tersebut kemudian diikuti sampai ke sebuah kos-kosan.


“Saat diminta menunjukkan barang bukti, SWH mencoba melarikan diri. Sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur berupa tembakan ke arah kaki kanan,” terang Kapolres Bantul Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono seperi dikutip akun instagram @poldajogja Rabu 4 Maret 2020.

Dari tempat inilah, lanjut Kapolres, petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan barang bukti berupa beberapa paket kristal. Setelah dilakukan pemeriksaan awal terhadap barang bukti, didapati narkotika jenis shabu, 2 plastik klip berisi irisan daun yang diduga mengandung narkotika, 15 tablet pil riklona 2 Clonazepam, serta 3  buah alat hisap atau bong yang ditemukan di lemari kos AGA.

Selain shabu-shabu seberat 1,138 kilogram, petugas juga berhasil mengamankan 25,68 gram tembakau gorila, 25,58 gram ganja, 15 tablet riklona dan 1000 butir obat daftar G.
.
“Tersangka merupakan residivis dalam kasus yang sama yang kasusnya pernah ditangani Ditnarkoba Polda DIY,” lanjut Kapolres Bantul. (jal/nia)
Reaksi: 

Berita Terkait

PERISTIWA 1064346667955599717

Terbaru






close





Populer

Comments




item