UGM Minta Sivitas Tingkatkan Kewaspadan Virus Corona


UNIVERSITAS Gajah Mada (UGM) Yogyakarta mengingatkan seluruh sivitas selalu mewaspadai adanya penyebaran virus Corona atau COVID-19.

Melaui surat edaran nomor 1285/UNI.P/SET-SR/TR/2020 yang ditandangani Rektor UGM Panut Mulyono tanggal 28 Februari, dirinya meminta agar kewaspadaan terhadap virus mematikan itu selalu diwaspadai. Dalam surat edaran itu ada 5 poin yang ditekankan yakni;

Pertama, meminta seluruh sivitas menangguhkan perjalanan keluar negeri untuk perjalanan yang dapat ditunda, terutama dinegara-negara yang terdampak  COVID-19.

Kedua, yang baru saja melakukan perjalanan dari luar negeri (terutama China, Jepang, Korea, Singapura, Australia, Malaysia, Vietnam, Thailand, India, Amerika Serikat, Kanada, Jerman Perancis, Inggris, Iran, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, dan Belanda) harap membatasi interaksi (self isated) dengan sivitas UGM lainnya maupun anggota keluarga/rumah tangga selama 14 hari sejak kepulangannya. Jika dalam masa 14 hari tersebut mengalami demam, batuk, pilek, sesak napas, dan lainnya mohon untuk periksa ke poli paru RSUP dr Sardjito dan mengirimkan hasil cek up via email ke kelembagaan@ugm.ac.id.

Ketiga, melakukan perilaku hidup sehat dengan sering melakukan cuci tangan menggunakan sabun (atau alkohol besed hand rub/hand sanitizer), mengkonsumsi makanan sehat agar meningkatkan daya tahan tubuh, meminimalkan kegiatan di keramian yang kurang diperlukan.

Empat, melindungi diri dan lingkungan dengan memakai masker dan mengurangi interaksi dengan sesama sivitas UGM lainnnya maupun anggota keluarga/rumah tangga bagi yang mengalami gejala-gejala infulenza.

Lima, secara aktif melakukan upaya kewaspadaan influenza termasuk SARS dan COVID-19 di unit kerja masing-masing dengan melalukan (1) penyebaran informasi (literasi) kesehatan tanpa membuat panik; (2) menyediakan fasilitas cuci tangan menggunakan sabun/hand rub berbasis alkohol disetiap ruangan atau tempat-tempat strategis; (3) membuat ketentuan agar cleaning service lebih sering membersihkan tempat-tempat yang sering terpegang tangan (terutama pada ruang-ruang rapat), gagang pintu, gagang jendela, tombol lift, pegangan/rel tangga, dan lain-lain dengan disinfektan (larutan kaporit 0,1 persen sesuai standar WHO).


Informasi tersebut di cuit oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo melalui akun twitternya @aw3126 pada 29 Februari 2020 pukul 15:05 WIB. "Kita semua perlu waspada dan melakukan tindakan kewaspadaan dini terhadap @covi19 yang makin lama makin banyak kasusnya. @UGMYogyakarta dan @DKIJakarta sudah mengeluarkan edaran juga," kata dia yang dikutip Minggu 1 Maret 2020.

(tan/jul)
Reaksi: 

Berita Terkait

PERISTIWA 3285037304157621335

Terbaru






close





Populer

Comments




item