Luhut Pastikan KRL Tetap Beroperasi Selama PSBB


MENTERI Perhubungan Ad interin Luhut Binsar Pandjaitan memastikan Kereta Rel Listrik (KRL) atau commuter line akan tetap beroperasi selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Namun dalam pelaksanaan nantinya, tetap dilakukan dengan pembatasan waktu dan pengendalian penumpang.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi menyebut pengoperasian KRL tetap berlangsung sampai bantuan sosial dari pemerintah diterima masyarakat.

“Pak Menko Luhut mendapatkan laporan bahwa penumpang KRL itu mayoritas adalah pekerja,” ujar Jodi melalui siaran persnya, Jumat (17/4/2020).

Menurut Jodi, pemerintah tak ingin mereka yang tetap harus bekerja di tengah pandemi terdampak karena KRL tidak beroperasi. Setidaknya masih ada delapan sektor usaha yang diizinkan beroperasi selama masa PSBB.

Jika operasional KRL diberhentikan, hal ini malah dapat menimbulkan masalah baru. Penerapan PSBB hanya akan berjalan efektif jika semua perkantoran di luar 8 sektor tersebut mengikuti aturan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Menko Luhut menyarankan Pemprov tegas melarang dan menutup kegiatan formal dan informal di luar 8 sektor tersebut. Jika masih ada yang masih bandel, maka harus ditindak sesuai dengan aturan yang sudah dibuat.

“Peraturan Gubernur Nomor 33 tahun 2020 itu saya kira sudah sangat jelas mengatur bahwa perkantoran di luar 8 sektor yang masuk pengecualian harus dilarang dan ditutup selama masa PSBB,” tukasnya. (hdi/pmj)

Reaksi: 

Berita Terkait

news 1914391924114733779

Terbaru






close





Populer

Comments

item